"Kita sih ingin 7 persen. Tapi kalau ada fraksi lain minta 5 persen ya memungkinkan karena sudah meningkat dari 3,5 persen. Kompromi tadi adalah PT parlemen 5 persen, tentang PT presidensial masih menginginkan 20 persen," ujar sekretaris F-NasDem Syarif Abdullah Alkadrie saat dihubungi, Selasa (13/6/2017).
Anggota Pansus RUU Pemilu ini yakin ada titik temu soal parliamentary threshold. NasDem siap melunak asalkan angka parliamentary threshold di atas 3,5 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai presidential threshold, NasDem bersikukuh di angka 20 persen. Alasannya, presiden terpilih harus memiliki dukungan politik yang kuat di parlemen. Ia belum mengetahui, apakah presidential threshold mendapat titik temu.
"Semuanya tak terlepas dari keputusan politik. Kita akan berikan argumen, walaupun masih ada yang mau nol persen. Kita lihat nanti, mungkin ada titik temu 15 persen, kita lihat nanti," jelas Syarif. (dkp/imk)











































