Rusuh Mamasa, Polisi Temukan Dokumen Rencana Pemboman

Rusuh Mamasa, Polisi Temukan Dokumen Rencana Pemboman

- detikNews
Sabtu, 30 Apr 2005 17:06 WIB
Makassar - Sebuah dokumen berisi rencana teror dan pengeboman ditemukan. Dokumen itu ditemukan polisi saat menangkap Amiruddin (22), tersangka penyerangan Desa Ranu, Kecamatan Mambi, Mamasa, Sulawesi Barat pada Minggu lalu (24/04/2005), Menurut Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Saleh Saaf, dokumen rencana pergerakan pemboman di sejumlah tempat di Tanah Air ditemukan saat polisi melakukan penggerebekan di Kampung Katilloang, Desa Rantebulahan, Mamasa."Iya. Kami juga temukan dokumen rencana pergerakan membuat teror," ujar Irjen Pol Saleh Saaf, ketika ditemui wartawan di Mapolda Sulsel, Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar, Sabtu (30/04/2005).Saat ini, lanjut Saleh, polisi masih mempelajari dokumen yang memakai bahasa sandi itu. "Pakai bahasa sandi. Jadi kami mencoba pecahkan dulu semuanya."Selain berisi rencana teror, dokumen itu juga berisi cara perakitan bahan peledak. Disinyalir, pelaku penyerangan di Desa Ranu, juga adalah orang yang turut bermain dalam konflik di Poso dan Ambon.Dalam kesempatan itu Saleh juga menampik adanya gelombang pengungsi di Desa Ranu sejak terjadinya penyerangan. "Jadi tidak benar itu ada pengungsi. Yang benar, para warga desa Ranu ramai-ramai bergerombol menghadiri pemakaman warga yang tewas di desa Kira."Saleh menegaskan bahwa kondisi di Mamasa kini sudah relatif stabis. Sentra-sentra perekonomian juga mulai berjalan dengan normal. (gtp/)


Berita Terkait