"Jika saat arus mudik Lebaran tahun lalu sekitar 1,49 juta kendaraan, maka pada Lebaran tahun ini diperkirakan akan mencapai 1,57 juta kendaraan atau naik sebesar 5,32 persen," kata Direktur Operasi II PT Jasa Marga Subakti Syukur di Kantor Pusat Jasa Marga, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (12/6).
Menurut Subakti, arus kendaraan akan meningkat secara signifikan di GT Cikarang Utama arah Cikampek. Diprediksi ada 120.680 kendaraan akan keluar dari Jakarta melewati GT tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kenaikan volume kendaraan juga terjadi berkaitan dengan difungsikannya Jalan Tol Semarang-Batang dengan akses keluar di Gringsing.
"Jika pada tahun lalu, puncak arus mudik di GT Manyaran mencapai 33.850 kendaraan. Sedangkan pada tahun ini diperkirakan akan mencapai 41.591 kendaraan," tuturnya.
Untuk menghadapi peningkatan jumlah kendaraan tersebut, Jasa Marga melakukan upaya antisipasi. Salah satunya menambah gardu tol.
"Penambahan kapasitas gardu tol pada GT Cikarang Utama yang semula 13 gardu masuk dan 24 gardu keluar menjadi 20 gardu masuk dan 30 gardu keluar. Memfungsikan gardu (putar balik) di GT Cileunyi semula 8 gardu menjadi 10 gardu dan GT Manyaran menjadi 8 gardu operasi serta menambah petugas pengumpul tol pada GT yang padat," ujar Subakti. (ibh/fdn)










































