Gelar Pertemuan, NU dan Muhammadiyah Bahas Masalah Kebangsaan

Gelar Pertemuan, NU dan Muhammadiyah Bahas Masalah Kebangsaan

Cici Marlina Rahayu - detikNews
Senin, 12 Jun 2017 16:40 WIB
Gelar Pertemuan, NU dan Muhammadiyah Bahas Masalah Kebangsaan
Foto: NU-Muhammadiyah menggelar pertemuan 'Halaqoh Kebangsaan'. (Cici Marlina Rahayu/detikcom)
Jakarta - Dua ormas Islam, PBNU dan PP Muhammadiyah menggelar pertemuan bertajuk 'Halaqoh Kebangsaan' sore ini. Masalah kebangsaan hingga menjaga situasi kondusif menjadi pembahasan dalam pertemuan itu.

Pantauan detikcom di kantor PP Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya Nomor 62, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (12/6/2017), Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini dan Wakil Sekjen PBNU KH Masduki Baidowi serta beberapa pengurus lainnya hadir.

Sedangkan perwakilan dari Muhamadiyah turut hadir Sekretaris PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti, Majelis Pendidikan Dasar Dan Menengah PP Muhammadiyah Imran Hanafi, dan Sekretaris Lembaga Majelis Hikmah Muhammadiyah, Rahim Gazali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita tadi bicara beberapa masalah, masalah kebangsaan dari sudut pandang NU dan Muhammadiyah. Kemudian bagaimana kita sebagai dua ormas terbesar ini dapat melakukan upaya-upaya yang konstruktif agar situasi kehidupan kebangsaan ini makin kondusif," ujar Abdul Mu'ti.

NU-Muhammadiyah menggelar pertemuan 'Halaqoh Kebangsaan'.NU-Muhammadiyah menggelar pertemuan 'Halaqoh Kebangsaan'. Foto: Cici Marlina Rahayu/detikcom


Abdul menyampaikan pertemuan ini adalah forum silaturahmi antara Muhammadiyah dan NU. Setelah pertemuan ini, Muhammadiyah juga akan melakukan kunjungan ke PBNU sebelum hari raya Idul Fitri.

"Bertemu insyaallah banyak hal yang bisa kita komunikasikan, dan mungkin kemudian ke depan. Kita ada acara resmi PP Muhammadiyah ke PBNU tinggal kita tunggu harinya saja, mudah-mudahan bisa terlaksana sebelum Idul Fitri, sebelum Syawal," ucapnya.

Banyak hal yang dibicarakan dalam pertemuan yang berjalan dengan santai dan rileks iyu. Salah satunya terkait beberapa kebijakan pemerintah.

"Beberapa hal bagaimana NU serta Muhammadiyah menyikapi kebijakan-kebijakan itu, yang spesifik kita yang lain-lain akan kita bicarakan waktu Muhammadiyah berkunjung ke NU, dimana para ketua umum ketemu nanti," jelasnya.

Menurutnya, hari ini adalah pertemuan lapis kedua, yakni pertemuan para sekretaris umum. Lebih lanjut, Abdul mengatakan akan ada pertemuan lapis pertama yakni para ketua umum.

"Nanti biar lapis pertama yang dibicarakannya, tapi paling tidak hal yang sekarang ini sudah kita capai bahwa komunikasi-komunikasi politik NU-Muhammadiyah ini sering kita lakukan. Jika ini bisa dilakukan di level wilayah, daerah, cabang, insyaallah dua ormas ini akan punya peran yang besar," tuturnya. (cim/idh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads