DetikNews
Senin 12 Juni 2017, 16:42 WIB

Polisi Bantah Analisis Lokasi Pengunggah baladacintarizieq yang Viral

Mei Amelia R - detikNews
Polisi Bantah Analisis Lokasi Pengunggah baladacintarizieq yang Viral Argo Yuwono (Arief Ikhsanudin/detikcom)
Jakarta - Sebuah analisis yang menelisik lokasi penyebar situs 'baladacintarizieq' ada di Pejaten, Jakarta Selatan, jadi viral di media sosial. Namun isi analisis itu dibantah tegas oleh pihak kepolisian.

"Tidak benar itu," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Argo Yuwono kepada detikcom, Senin (12/6/2017).

Lokasi penyebar situs baladacintarizieq, yang disebut ada di Pejaten, itu kemudian ramai dibahas netizen. Setelah muncul blog yang menyunting soal analisis terkait dengan lokasi domain website itu, kemudian muncul tagar #PejatendiJakarta.

Kemunculan tagar #PejatendiJakarta ini disinyalir terjadi lantaran sebelumnya Kapolda Metro Jaya Irjen (Pol) M Iriawan menyebutkan penyebar situs tersebut ada di Amerika Serikat. Iriawan juga menyebut penyebar situs itu adalah Anonymous.

Penganalisis di situs analisabaladacintarizieq.blogspot.co.id itu juga menyebutkan pemesan domain baladacintarizieq.com adalah seseorang berinisial IM. Saat dimintai konfirmasi soal IM ini, Argo mengaku tidak mengetahuinya.

"Nggak tahu siapa itu," ujarnya.

detikcom sendiri mencoba membuka blog analisabaladacintarizieq ini sekitar pukul 15.40 WIB, namun sayang telah dihapus.

Argo mempersilakan apabila ada masyarakat yang mengetahui penyebar situs tersebut segera melapor ke polisi. "Silakan laporan kepolisian untuk memberikan masukan. Tapi kalau kita belum menemukan," ungkapnya.

Selain soal analisis lokasi domain di Pejaten, Jaksel, media sosial ramai membahas screenshot akun Twitter TMC Polda Metro Jaya yang disandingkan dengan berita sebuah koran.

Akun Twitter tersebut mempertanyakan lokasi akun Twitter @TMCPoldaMetro yang ada di San Diego, Amerika Serikat. Akun Twitter tersebut kemudian membandingkannya dengan berita soal penyebar situs baladacintarizieq yang disebut Irjen Iriawan di Amerika Serikat, dan mempertanyakan kemungkinan ada kaitannya dengan situs tersebut.

"Iya itu kita belum bisa memastikan kebenarannya," tutur Argo.
(mei/fjp)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed