"Ini sebagai bukti keseriusan Paulus Waterpauw untuk maju dalam Pilgub Papua. Kami dari Partai Golkar juga serius untuk menerima dan mau mengusung Kaka Besar," kata Ketua Tim Pendaftaran Seleksi Calon Kepala Daerah Pilkada Serentak 2018 Partai Golkar Papua, Sefnat Masnifit, Senin (12/6/2017).
Paulus Waterpauw yang dipanggil Kaka Besar itu tiba di Kantor Golkar Papua di Jalan Percetakan, Jayapura didampingi salah satu Tim Koalisi Harapan Baru, Vicki Abaidata. Sefnat mengatakan, dari 7 orang yang sudah mendaftar di Golkar Papua, baru Paulus yang telah mengembalikan formulir pendaftaran.
Irjen Paulus Waterpauw mendaftar jadi bakal calon Gubernur Papua. Foto: Wilpret Siagian/detikcom |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Ketua Harian DPD Golkar Papua, Paskalis Kossay menyebut kedatangan Paulus Waterpauw untuk mendaftar sebagai calon gubernur Papua menjadi harapan baru bagi masyarakat Papua untuk melakukan perbaikan kesejahteraan, meningkatkan pembangunan dan keamanan.
Banyaknya bakal calon yang mendaftar di Golkar, kata Paskalis, akan semakin baik. Sebab, peluang tokoh-tokoh Papua akan memberikan inspirasi bagi rakyat Papua untuk memilih pemimpinnya.
"Semakin banyak tokoh-tokoh Papua masuk bursa gubernur tentu akan semakin banyak pilihan rakyat untuk memilih yang terbaik," katanya.
Menurut Paskalis, Golkar Papua serius mengusung Paulus untuk Cagub Papua pada Pilkada 2018 mendatang.
"PW menjadi harapan baru bagi Papua 5 tahun ke depan, untuk membawa perubahan baru di Papua dari sisi ekonomi, kesejahteraan, pembangunan dan keamanan," katanya.
Irjen Paulus merupakan eks Kapolda Papua. Dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1408/VI/2017, Paulus dimutasi dari jabatan Wakaba Intelkam Polri menjadi Kapolda Sumatera Utara. (idh/fdn)












































Irjen Paulus Waterpauw mendaftar jadi bakal calon Gubernur Papua. Foto: Wilpret Siagian/detikcom