Malaysia Tegaskan Australia Harus Teken Pakta Non-Agresi
Sabtu, 30 Apr 2005 14:50 WIB
Jakarta - Pemerintah Malaysia menegaskan bahwa Australia akan diundang untuk menghadiri inaugurasi KTT Asia Timur, jika negara itu menandatangani pakta non-agresi dengan ASEAN. Penegasan itu disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Malaysia, Syed Hamid Albar.Pertemuan puncak Asia Timur itu akan diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia pada Desember 2005 mendatang. "Ini sangat simpel dan terbuka. Persyaratannya adalah siapapun yang ingin ambil bagian dalam KTT itu harus menjadi bagian dari perjanjian fundamental tersebut," tegas Hamid Albar seperti dikutip koran lokal The Star dan dilansir kantor berita AFP, Sabtu (30/4/2005)."Tanda tangani dan Anda akan menjadi bagian dari proses ini (pengelompokan baru Asia)," imbuh petinggi negeri Jiran tersebut.Sebelumnya, pemerintah Australia menyatakan bahwa pihaknya berencana mengadakan pertemuan kembali dengan negara-negara Asia tetangganya. Dialog itu guna membahas desakan negara-negara tersebut agar Australia meneken perjanjian non-agresi, Treaty of Amity and Cooperation. Pakta itu mencegah negara-negara yang menekennya untuk menggunakan kekerasan satu sama lain.Perdana Menteri (PM) Australia John Howard beberapa waktu mengeluarkan statemen yang mengundang protes para pemimpin regional. Howard mencetuskan bahwa negaranya punya hak untuk melancarkan serangan pre emtif terhadap basis-basis teroris di negeri-negeri tetangga.
(ita/)











































