AS Telah Rekayasa Interogasi Tahanan di Kamp Guantanamo

AS Telah Rekayasa Interogasi Tahanan di Kamp Guantanamo

- detikNews
Sabtu, 30 Apr 2005 14:20 WIB
Jakarta - Pejabat-pejabat AS telah merekayasa interogasi para tahanan di kamp Guantanamo Bay, Kuba. Interogasi pura-pura itu dilakukan untuk memberikan kesan bagi para politikus dan jenderal-jenderal yang berkunjung, bahwa informasi intelijen penting terus dikumpulkan secara teratur.Demikian diungkapkan seorang mantan penerjemah Angkatan Darat AS, Sersan Erik Saar seperti dilansir situs Aljazeera.com, Sabtu (30/4/2005).Berbicara di acara 60 Minutes di stasiun televisi CBS, Saar mengatakan bahwa "hanya beberapa lusin" dari 600 tahanan di kamp Guantanamo yang dipastikan teroris. Dan hanya sedikit informasi yang diperoleh dari mereka.Menurut Saar, interogasi fiktif diadakan untuk para tamu VIP yang datang ke kamp, yang digunakan AS untuk menahan para tersangka al Qaeda dan Taliban. "Interogasi-interogasi dilakukan sehingga para VIP bisa datang dan melihat sebuah interogasi... yang pada dasarnya sebuah interogasi pura-pura," tutur Saar.Sersan Saar bekerja di Guantanamo Bay selama periode dari Desember 2002 hingga Juni 2003. Militer AS membantah pengakuan Saar tersebut. Angkatan Darat AS membenarkan bahwa pihaknya memang mengizinkan para politikus dan lainnya yang berkunjung ke kamp itu untuk melihat proses interogasi. Namun ditegaskan bahwa "kami tidak merekayasa interogasi untuk kunjungan VIP." Demikian disampaikan Kolonel David McWilliams, juru bicara Komando Selatan AS. (ita/)


Berita Terkait