DetikNews
Senin 12 Juni 2017, 11:31 WIB

Saksi Akui Patrialis Berikan Draf Putusan Uji Materi di Tempat Golf

Faieq Hidayat - detikNews
Saksi Akui Patrialis Berikan Draf Putusan Uji Materi di Tempat Golf Sidang Basuki Hariman dan Ng Fenny (Foto: Faiq Hidayat/detikcom)
Jakarta - Kamaludin mengaku pernah bertemu mantan hakim konstitusi Patrialis Akbar di Golf Rawamangun Jakarta. Saat itu, Kamaludin mengaku Patrialis memberikan draf putusan uji materi Undang-undang (UU) nomor 41 tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan kepadanya.

"Tanggal 5 Oktober setelah kegiatan golf menceritakan putusan, Pak Patrialis menyampaikan draf ke saya," kata Kamaludin saat bersaksi untuk terdakwa Basuki Hariman dan Ng Fenny dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (12/6/2017).


Kamaludin disebut sebagai Direktur PT Spektra Selaras Bumi. Dia pun ditanya jaksa KPK berapa kali bermain golf bersama Patrialis.

"Berapa kali main golf dengan Patrialis Akbar?" tanya jaksa KPK.

"Pertama di Batam, waktu itu Pak Patrialis minta saya ke sana. Kemudian di Royal Golf main sama pak Basuki juga," jawab Kamaludin.

Saat menerima draf itu, Kamaludin mengatakan Patrialis menelepon Ahmad Ghozali untuk menyampaikan kepada Basuki. Jaksa KPK lalu menanyakan apa yang telah disampaikan Patrialis.


"Pak Patrialis bilang segera dimusnahkan saja draf itu karena berbahaya," ujar dia.

Namun, Kamaludin mengaku bingung saat itu draf tersebut telah diberikan pada Basuki sehingga Kamaludin menghubungi Basuki.

"Lalu saya menghubungi Pak Basuki karena drafnya sudah saya kasih ke Pak Basuki," ucap dia.

Kamaludin menyatakan alasan ajukan uji materi UU itu karena Basuki sulit menjual daging. Saat itu, impor daging telah diperbolehkan masuk ke Indonesia.

"Penjualan menurun karena daging impor jadi susah berjualan," kata dia.

Kemudian, Kamaludin mempertemukan Basuki dengan Patrialis di salah satu restoran milik anak Basuki. Sebab, ia mengaku kenal dengan Patrialis.

"Saat di restoran apakah membahas undang-undang itu?" tanya jaksa KPK.

"Iya awalnya menceritakan usaha restoran lalu bicara kondisi sosial. Waktu akhirnya membahas itu," jawab Kamaludin.

Lalu, jaksa KPk menanyakan respons Patrialis saat Basuki ingin mengajukan uji materi. Menurut Kamaludin, Patrialis menyarankan Basuki membuat surat permohonan uji materi.

"Iya, karena undang-undang ini sudah lama tak dibahas. Kemudian Pak Patrialis bilang coba buat surat agar perkara ini bisa menjadi perhatian hakim MK," kata dia.
(fai/dhn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed