Polda Metro: Belum Terindikasi Perampokan Daan Mogot Terkait Teroris

Polda Metro: Belum Terindikasi Perampokan Daan Mogot Terkait Teroris

Nathania Riris Michico - detikNews
Senin, 12 Jun 2017 09:04 WIB
Polda Metro: Belum Terindikasi Perampokan Daan Mogot Terkait Teroris
Foto: Penampakan mobil milik korban penembakan 'siang bolong' di Daan Mogot (ist)
Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menampik jika peristiwa perampokan yang menewaskan seorang nasabah bank bernama Davidson Tantono di SPBU Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat didalangi kelompok teroris untuk mencari dana.

Spekulasi soal modus tersebut, dikatakan Argo, belum terbukti kebenarannya.

"Belum terkonfirmasi itu, kan baru sekali modus perampokan itu di Daan Mogot," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono saat berbincang dengan detikcom, Minggu (11/6/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Argo juga membantah ada kemungkinan ke arah spekulasi tersebut. Menurutnya insiden di Daan Mogot tidak ada sangkut pautnya dengan terorisme.

"Nggak ada ya, nggak ada," sebutnya.

Terkait hasil pengejaran pelaku, ia menuturkan masih dalam proses. Saat ini polisi masih berupaya menelusuri keberadaan penembak Davidson.

"Ya nanti kita tunggu saja ya," ujar Argo.

Saat ini, tim gabungan dari Polres Metro Jakarta Barat, Polsek Cengkareng dan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya memang masih mengejar empat orang yang diduga menjadi pelaku penembakan Davidson. Pihak kepolisian pun telah mengantongi ciri-ciri para pelaku tersebut.

Polisi juga telah menelusuri perjalanan Davidson sejak keluar dari bank hingga ke lokasi dirinya dirampok dan ditembak di SPBU Jembatan Gantung, Jl Raya Daan Mogot KM 12, Cengkareng, Jakarta Barat pada Jumat (9/6) lalu. Diduga, saat Davidson tarik menarik tas berisi 300 juta dengan satu pelaku, ada pelaku lain yang menembak. (nth/rvk)


Berita Terkait