Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan ada kelompok teroris yang pernah mencari dana dengan merampok. Kegiatan kelompok teror seperti itu biasa disebut dengan istilah fai.
"Bisa saja ini teroris yang kaya dulu lagi. Fai, merampok menghalalkan cari duit untuk main," kata Setyo di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Minggu (11/6/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi harus ada penyelidikan lagi," ucapnya.
Lebih lanjut, Setyo memberi contoh saat kasus bom Bali. Kelompok teror Imam Samudra cs pernah merampok toko emas di daerah Banten.
Baca juga: Perampokan Daan Mogot, Pihak Bank dan Karyawan Davidson Diperiksa
Saat ini polisi belum menemukan adanya indikasi perampokan yang dilakukan untuk kegiatan teror. Namun tidak menutup kemungkinan adanya model pencarian dana tersebut.
Karena menurut Setyo, pendanaan kelompok teroris di Indonesia saat ini sedang 'seret'.
"Tapi tidak tertutup kemungkinan ya. Kan pendanaan mereka seret. Bahrun Naim tidak bisa kirim duit. Sudah terpantau kita. PPATK sudah tahu nama teroris," pungkasnya. (brt/rna)











































