DetikNews
Minggu 11 Juni 2017, 14:28 WIB

Ini Rekayasa Polisi Atasi Kemacetan di Tol Saat Mudik Lebaran

Mei Amelia R - detikNews
Ini Rekayasa Polisi Atasi Kemacetan di Tol Saat Mudik Lebaran Ilustrasi pengaturan lalu lintas (Foto: Subastian Basith/detikcom)
Jakarta - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas mengantisipasi kemacetan di ruas jalan tol saat mudik lebaran. Polda Metro Jaya memprediksi arus mudik terjadi mulai H-4 lebaran.

"Contra flow dilakukan kalau gerbang tol ke arah timur sudah tidak bisa menampung. Kendaraan dari arah timur ke barat nanti sebagian untuk kendaraan dari barat ke timur yang mau ke Cikampek," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono, Minggu (11/6/2017).

Argo mengatakan, rekayasa contra flow dilakukan di titik-titik rawan kemacetan, seperti di KM 11 dan KM 19 Tol Jakarta-Cikampek. Selain volume kendaraan, kemacetan di KM 11 terjadi karena pertemuan kendaraan dari arah Priok dan Tol Dalam Kota.

"Sedangkan di KM 19 itu kemacetannya karena banyaknya kendaraan yang mau beristirahat, isi bensin, makan dan ke toilet di rest area," ungkapnya.

Kemacetan di rest area juga KM 19 Tol Jakarta-Cikampek juga nenjadi salah satu kerawanan yang diantisipasi kepolisian. Rest area akan diberlakukan buka tutup apabila antrean sudah membludak.

"Kalau di dalam sudah padat, nanti rest area kita tutup, dan yang di dalam kita dorong untuk keluar melalui public address. Diharapkan masyarakat juga menggunakan rest area seperlunya," lanjutnya.

Polisi juga bekerja sama dengan pihak Jasa Marga untuk memaksimalkan gerbang tol, seperti di GT Cikarang Utama. Seluruh gerbang tol baik yang elektonik maupun manual akan dibuka untuk memaksimalkan lanu kendaraan ke arah Cikampek.

"Nanti yang GTO-GTO itu kita minta untuk dibuka untuk melayani manual juga," lanjutnya.

Parking Bay

Mengantisipasi kemacetan di rest area, Jasa Marga menyiapkan parking bay. Parking bay menyiapkan fasilitas toilet dan musala untuk melaksanakan salat.

"Parking bay ini solusi agar tidak terjadi penumpukan. Hanya saja di dalam tidak ada tenant, tidak ada penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM). Jadi itu khusus untuk toilet dan musala," kata Kepala GT Cikarang Utara Hervian.

Baca juga: Jelang Mudik, Kapolri: Isi Penuh Tangki Bensin Sebelum Masuk Tol

Parking bay ini berada di KM 18, KM 41 dan KM 58 Tol Jakarta-Cikampek ke arah timur. Di arah sebaliknya, terdapat juga parking bay di KM 59 dan KM 34.

"Parking bay bisa menampung kurang lebih sekitar 100-200 kendaraan, jadi diharapkan itu bisa membantu yang selama ini menjadi masalah," tutur Hervian.
(mei/rna)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed