DetikNews
Sabtu 10 Juni 2017, 20:12 WIB

Ada Miras di Bedeng Ilegal Kalijodo, Djarot: Tak Bisa Ditolerir!

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Ada Miras di Bedeng Ilegal Kalijodo, Djarot: Tak Bisa Ditolerir! Djarot saat hadiri peringatan Mei '98. Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Petugas gabungan menyita minuman keras dan kondom saat razia di kolong tol seberang RPTRA Kalijodo. Plt Gubernur Djarot Saiful Hidayat menyebut penyalahgunaan kolong tol itu tak bisa ditolerir.

"Kolong tol Pluit di Kalijodo itu sebetulnya kan masih pembinaan. Tapi itu tidak bisa ditolerir makanya tadi malam kita lakukan operasi," kata Djarot di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, Sabtu (10/6/2017).

Djarot juga tak akan membiarkan jika ada oknum Satpol PP yang 'bermain' dalam operasi itu. Jika ada satpol PP yang menerima setoran dari pedagang, Djarot mengatakan akan menindak tegas.

"Kalau ada yang setor ke Satpol PP malah demen aku. Satol PP-nya siapa? Ya kita sikat-sikat aja," lanjutnya.

Sebelumnya, petugas gabungan menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat) di kolong Jalan Tol Sedyatmo seberang Kalijodo pada Jumat (9/6) malam. Lokasi tersebut diduga digunakan sebagai tempat prostitusi dan pesta miras.

Dari operasi tersebut, petugas mengamankan beberapa renceng kondom baru dan dua krat serta dua kardus miras. Selain itu, polisi menemukan sejenis alat pengisap sabu di salah satu bedeng.
(abw/bag)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed