Seminar Kiat Jadi Konglomerat, Sandiaga Bekali Santri 4 Kartu As

Seminar Kiat Jadi Konglomerat, Sandiaga Bekali Santri 4 Kartu As

Enggran Eko Budianto - detikNews
Sabtu, 10 Jun 2017 16:43 WIB
Seminar Kiat Jadi Konglomerat, Sandiaga Bekali Santri 4 Kartu As
Sandiaga Uno mengisi acara seminar di Ponpes Amanatul Ummah, Desa Kembangbelor, Kecamatan Pacet, Mojokerto, Sabtu 10 Juni 2017 (Foto: Enggran Eko Budianto/detikcom)
Mojokerto - Sandiaga Salahuddin Uno menjadi narasumber dalam seminar nasional Kiat Menjadi Konglomerat yang Dermawan di Ponpes Amanatul Ummah, Desa Kembangbelor, Kecamatan Pacet, Mojokerto, Sabtu (10/6/2017). Kepada ribuan santri, Sandi membekali mereka dengan empat kartu As. Seperti apa?

Seminar ini berlangsung di masjid Pesantren Amanatul Ummah. Sandi nampak tampil Islami dengan baju takwa dan sarung lengkap dengan peci hitam. Didampingi Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah KH Asep Saifuddin Chalim, Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih ini selama 30 menit menyampaikan kiat-kiat menjadi pengusaha sukses.

"Menjadi pengusaha sukses sama mulianya dengan ulama dan birokrat. Awali dengan niat, kemudian lakukan kartu empat As," kata Sandi kepada ribuan santri Amanatul Ummah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, empat kartu As yang dimaksud Sandi bukan kartu untuk main judi. Melainkan kata kunci untuk menjadi konglomerat sukses.

"As pertama kerja keras, tak boleh malas, gigih, ulet, jangan takut risiko," kata Sandi.
Isi Seminar Kiat jadi Konglomerat, Sandiaga Bekali Santri 4 Kartu AsFoto: Enggran Eko Budianto/detikcom

Sementara tiga As lainnya adalah kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja ikhlas.

"Kerja cerdas itu kalau mau sukses harus melek teknologi, manfaatkan ponsel pintar untuk mencari info terkini perkembangan zaman. Kerja ikhlas adalah kunci menjadi orang yang besar, sukses," terangnya.

Pada kesempatan itu, Sandiaga juga menceritakan secara singkat pengalamannya merintis usaha. Berawal dari pecatan karyawan tahun 1997 akibat krisis, dia terpaksa harus merintis usaha konsultan keuangan dengan hanya tiga karyawan. Setelah 20 tahun berlalu, kini dia mempunyai 20 unit usaha dengan 50 ribu pekerja.

"Jangan lupa menekuni usaha disesuaikan dengan hobi masing-masing," cetusnya.
Ribuan santri ikut dalam seminar tersebutRibuan santri ikut dalam seminar tersebut Foto: Enggran Eko Budianto/detikcom

Usai seminar, Sandi sempat menjadi rebutan para santri. Para santri putra berebut untuk berjabat tangan dengannya. Sementara santri putri berebut tandatangan dan foto bersama Wagub DKI Jakarta terpilih itu.

Dari masjid pesantren, Sandi menyempatkan diri melihat lingkungan Ponpes Amanatul Ummah. Setelah kunjungannya di pesantren ini, dia akan melanjutkan safari Ramadan ke PP Tebuireng, Jombang. (bdh/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads