"Dalam hal ini saya sampaikan apresiasi pilot Lion Air yang bisa mengendalikan pesawat setelah bird strike," kata Alvin saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (10/6/2017).
Menurut informasi yang diperoleh Alvin, pesawat itu bertabrakan dengan burung kuntul saat akan mendarat di Surabaya pukul 06.58 WIB. Pesawat itu terbang dari Lombok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada waktu akan mendarat kan kecepatan masih 300 km/jam, sehingga bisa penyok saat menabrak sesuatu," kata Alvin.
Selain itu pihak bandara juga selalu mengusir burung-burung yang melintas agar tak ganggu penerbangan. Biasanya ada tim khusus yang menggunakan gelombang elektromagnetik atau burung pemangsa. (bag/try)











































