Ketua Tim Jaguar Iptu Winam Agus mengatakan keempat ABG tersebut ditangkap saat tim melakukan patroli pada Kamis (8/5) dini hari di beberapa lokasi di kawasan Kota Depok, Jawa Barat. Sebelumnya, tim Jaguar mengamankan kepulangan suporter Jakmania yang baru menyaksikan pertandingan sepakbola di Stadion Pakansari, Bogor.
Saat itu, Winam membagi dua timnya, yaitu satu tim berpakaian preman dan motor preman diarahkan ke Pancoranmas, mengingat di lokasi tersebut rawan aksi geng motor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim satu yang berpatroli di wilayah Citayam mendapati dua motor beriringan. Satu motor berboncengan dua orang, sementara satu motor lainnya berboncengan tiga orang.
"Akhirnya kita lakukan pengejaran. Yang berboncengan bertiga ini tertangkap, namun saat digeledah tidak ditemukan sajam, sehingga kita lepaskan," ungkapnya.
Di sisi lain, anggota Jaguar lainnya mengejar yang berboncengan dua orang. Tim berhasil menangkap keduanya di Jalan Kalimantan, Beji. Saat digeledah, mereka kedapatan membawa celurit yang disimpan di balik baju pembonceng.
"Ternyata kedua remaja ini dari geng motor Allstar di Kampung Lio. Keduanya kami amankan dan diserahkan ke pihak reserse untuk pemeriksaan lebih lanjut," ucapnya.
Tim kedua berpatroli di Sonokembang, Sukmajaya. Di sana, tim Jaguar menemukan sekelompok anak muda yang berkumpul. Namun, ketika hendak diperiksa, mereka melarikan diri.
"Yang berhasil kami tangkap ada dua orang yang masing-masing membawa pedang samurai dan celurit. Mereka sudah kami serahkan juga ke unit reserse untuk pengembangan," tuturnya. (mei/dhn)











































