Selama Ramadan, Warga Semarang Bersih-bersih Masjid Tiap Jumat

Mega Putra Ratya - detikNews
Jumat, 09 Jun 2017 22:34 WIB
Foto: dok. Pemkot Semarang
Semarang - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi kembali melakukan gerakan sosial Jumat Resik-Resik Masjid (Jarik Masjid). Kali ini Hendrar bersama jajarannya ke Kampung Pelangi, tepatnya di Masjid Nurul Hidayah, Wonosari IV.

Tampak aparatur sipil negara (ASN) dan warga sekitar berinisiatif membawa alat-alat kebersihan dari rumah, mulai lap karet, sapu, lap pel, pembersih sawang, bahkan vacum cleaner. Selain itu, ada yang membawa baju ganti karena hari itu bertepatan dengan aturan pakaian kerja busana muslim dan baju koko bagi yang muslim.

"Niat membersihkan masjid di sini, saya sampai membawa baju ganti dari rumah," ujar salah satu ASN bernama Iqbal Arqonda dalam keterangan tertulis Pemkot Semarang, Jumat (9/6/2017).

Wali Kota Semarang pun tak canggung turun langsung membersihkan masjid yang bernuansa hijau ini. Dengan tangannya, ia mengelap satu per satu bagian masjid yang dirasa kotor dengan lap karet. Ia begitu telaten membersihkan setiap sudut ruangan masjid.

Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi tersebut menjelaskan kegiatan Jarik Masjid yang diinisiasinya pada hari itu merupakan putaran kedua, setelah berjalan pada minggu lalu.

"Kita setiap hari salat wajibnya kan lima kali dan akan lebih baik jika sholat jemaahnya di masjid. Karena itu, kegiatan Jarik Masjid ini kita galakkan agar masyarakat merasa nyaman sehingga lebih sering berjemaah di masjid," jelas Wali Kota Semarang yang juga pemegang rekor Muri untuk salat jemaah di masjid terbanyak tersebut.

Baca Juga: Cara Wali Kota Semarang Ajak Warganya Bersih-bersih Masjid

"Selain itu, kegiatan ini kami gulirkan terus untuk merangsang kepedulian masyarakat terhadap lingkungannya. Kalau hasil evaluasinya berjalan bagus, saya rasa kegiatan Jarik Masjid bisa kita teruskan tidak hanya di bulan Ramadan saja," tambahnya.

Dalam catatan Pemerintah Kota Semarang, di Kota Semarang setidaknya ada 1.186 masjid dan 1.966 musala. Sedangkan target masjid dan musala yang dibersihkan melalui kegiatan Jarik Masjid selama bulan puasa ini sebanyak 708 unit.

Arif, salah seorang warga yang mengikuti kegiatan Jarik Masjid di Masjid Nurul Hidayah, Wonosari, mengatakan antusias mengikuti kegiatan bersih-bersih masjid bersama Wali Kota Hendi.

"Harapannya bisa berjalan terus, karena membersihkan rumah sendiri saja penting, apalagi masjid yang merupakan rumah Allah," tuturnya. (ega/mpr)