Saksi Mata Penembakan di SPBU: Davidson Teriak Tolong

Saksi Mata Penembakan di SPBU: Davidson Teriak Tolong

Arief Ikhsanudin - detikNews
Jumat, 09 Jun 2017 20:22 WIB
Saksi Mata Penembakan di SPBU: Davidson Teriak Tolong
Lokasi penembakan di SPBU di Cengkareng (Arief Ikhsanudin/detikcom)
Jakarta - Davidson Tantono ditembak sesaat setelah mengecek ban mobil yang bocor di SPBU Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat. Adi, tukang tambal ban di SPBU, dimintai tolong Davidson untuk mengecek ban mobil.

"Dia (korban) tadi datang turun dari mobil dan minta saya periksa ban mobilnya kempis. Nggak lama kemudian, empat orang pakai dua motor matik berhenti di dekat mobil dan buka pintu depan mobil sebelah kiri," ujar Adi kepada wartawan di lokasi kejadian, Jumat (9/6/2017).

Korban sempat teriak dan melawan salah satu pelaku yang mengambil tasnya. Namun, karena terhalang mobil, tidak jelas siapa pelaku yang menembak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Waktu tarik-menarik itu, korban teriak-teriak 'tolong, tolong!' begitu. Nggak lama bunyi letusan, dan korbannya tergeletak, langsung mengeluarkan darah dari kepala," ucap Adi.

Adi kaget setelah melihat Davidson tergeletak. Dia hanya diam dan melihat pelaku pergi membawa tas korban.

"Saya nggak berani mendekat, cuma melihat, empat orang naik dua motor itu bawa tas yang tadi ditarik," ujarnya.

Polisi memastikan penembakan Davidson Tantono adalah sebuah perampokan. Para pelaku mengambil uang senilai Rp 300 juta.

"Pelaku membawa satu tas berisi Rp 300 juta," ujar Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan kepada detikcom hari ini. (aik/idh)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads