Lettu Setyawan Ditembak Polisi Timor Leste di Wilayah NKRI

Lettu Setyawan Ditembak Polisi Timor Leste di Wilayah NKRI

- detikNews
Jumat, 29 Apr 2005 19:23 WIB
Kupang - Kasus penembakan Polisi Timor Leste terhadap Danpos Pasukan Pengaman Perbatasan (Paspamtas) RI-Timor Leste Lettu Setyawan diperiksa Tim Investigasi Mabes TNI. Hasilnya, Lettu Setyawan ditembak di wilayah NKRI. Hasil ini diketahui setelah tim investigasi melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) selama hampir empat jam. Tim investigasi Mabes TNI ini dipimpin Wakil Asisten Intelijen Kasum TNI Laksamana Madya Edy Yusuf. Tim beranggotakan Kolonel Inf. Leonardo, Kolonel CPM. Daud Lallo, Kolonel CHK. Sujarwanto, Mayor Inf. I Ketut Murda dan Kolonel Inf. Suprapto.Hasil tim investigasi ini disampaikan Jurubicara tim, Mayor Inf. I Ketut Murda kepada wartawan di Atambua, Jumat (29/4/2005). "Penembakan itu ternyata dilakukan di dalam wilayah NKRI. Kami akan laporkan hasil investigasi ini ke Panglima TNI untuk mengambil langkah selanjutnya," kata I Ketut Murda.Tim yang beranggotakan enam perwira ini, bertolak ke lokasi di daerah aliran sungai Malibaca, Desa Makir, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu pukul 07.30 WITA. Tim didampingi Komandan Satgas Pamtas Letkol Yul Aviandi dan Dandim 1605/Belu Letkol Inf. Yulius Wijayanto. Mereka berada di lokasi selama kurang lebih empat jam. Selain melakukan olah TKP, tim juga mendapat penjelasan secara langsung tentang kronologi peristiwa serta melihat dari dekat beberapa bekas tembakan yang dilakukan lima anggota polisi Timor Leste yang bertugas di Border Patroly Union (BPU). Kesimpulan sementara tim Mabes TNI tidak berbeda jauh dari hasil investigasi Kodam IX Udayana, Korem 161 Wirasakti Kupang, Satgas Pamtas dan Kodim 1605 Belu melakukan olah TKP. Penembakan itu sendiri dilakukan lima anggota polisi Timor Leste yang bertugas di Border Patroly Union (BPU) dari jarak kurang lebih 20 meter diwilayah NKRI. Kesimpulan lainnya, peluru maupun senjata yang digunakan bukan senjata biasa, sebagaimana layaknya yang digunakan anggota kepolisian. Sebab, korban mengalami luka tembus di bagian paha kiri.Penembakan terhadap Lettu Setyawan, terjadi dalam kontak senjata saat Batalyon Artileri Medan-8/Kostrad mencoba menghalau sembilan warga Timor Leste yang melakukan penyelundupan, Kamis (21/4/2005) lalu. Saat kejadian, pasukan TNI sementara mengamankan wilayah perbatasan kedua negara. "Mereka kemudian berpapasan dengan sembilan orang, satu di antaranya wanita melakukan penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) ke timor Leste."Ketika prajurit TNI mendekati para penyelundup dan berusaha menghadang, tiba-tiba terdengar teriakan menggunakan bahasa Tetun (Bahasa Nasional Timor Leste) dan tiga rekannya melakukan perlawanan dengan cara melempar prajurit TNI dan penyelundup yang lain mengancam dengan parang. Saat bersamaan, terdengar tembakan dari wilayah Timor Leste dan menembus paha bagian kiri Komandan Pos Markir, Lettu Art. Tedy Setyawan. "Tembakan itu ternyata berasal dari anggota polisi nasional negara itu yang datang bersama para penyelundup dan melindungi mereka," kata Danrem 161 Wirasakti Kupang, Kolonel Inf. Amir Hamka Manan. (asy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads