"Pelaku ditangkap subuh tadi di Jasinga, di sebuah pesantren. Jadi setelah melakukan aksinya, pelaku langsung ke Jasinga. Kebetulan tempat itu pernah jadi tempat dia pesantren dulu," kata Kapolres Kabupaten Bogor AKBP AM Dicky Gading Pastika di Cibinong, Jumat (9/6/2017).
Baca juga: Balita di Bogor Tewas Dibunuh, Polisi Buru Paman Korban
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Korban juga dibenamkan di lumpur," ucap Dicky.
Rilis penangkapan pelaku pembunuhan balita SA di Bogor, Jumat (9/6/2017). Foto: Farhan/detikcom |
Pembunuhan terhadap SA diduga dilakukan karena dendam pelaku terhadap orang tua korban, yang merupakan adik kandungnya. Pada hari kejadian, Jaya membawa SA ke area persawahan.
"Saat itu ada saksi yang melihat. Tapi ketika saksi kembali ke lokasi bersama warga, pelaku sudah tidak ada," ujar Dicky.
Polisi masih mendalami kasus pembunuhan ini untuk mengetahui motif pasti pembunuhan keji tersebut.
"(Pembunuhan) ini sudah pasti direncanakan. Kita jerat dengan KUHP dan Undang-Undang Perlindungan Anak," tutur Dicky.
Baca juga: Sempat Dilaporkan Hilang, Balita di Bogor Ditemukan Terkubur
SA ditemukan tewas di semak-semak sekitar persawahan tak jauh dari rumahnya, Desa Bantarjaya, Kecamatan Rancabung, pada Rabu (7/6). SA sebelumnya dilaporkan hilang pada Minggu (4/6). (fdn/fdn)












































Rilis penangkapan pelaku pembunuhan balita SA di Bogor, Jumat (9/6/2017). Foto: Farhan/detikcom