Wali Kota Semarang Ajak Lindungi Anak dari Saling Membenci

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Jumat, 09 Jun 2017 16:34 WIB
Foto: Dok Pemkot Semarang
Semarang - Ujaran kebencian, kata-kata kasar dalam demonstrasi, hingga tindakan-tindakan buruk yang gampang tersebar lewat gadget perlu diwaspadai para orangtua agar anak-anak mereka tidak 'tertular'. Hal itu diungkapkan Wali Kota Semarang ketika mengunjungi sekolah gratis Kelompok Bermain Kasih Ibu di Randusari, Semarang.

Kunjungan Wali Kota yang akrab disapa Hendi itu dilakukan di sela kegiatannya di kawasan Randusari. Hendi mampir ke Kelompok Bermain gratis itu untuk bertemu dengan para siswa-siswi lucu yang berada di sana dan para guru yang mengajar tanpa bayaran.

Hendi disambut meriah oleh anak-anak kecil yang kemudian menyanyikan lagu Garuda Pancasila. Hendi juga ikut menyanyi dengan tangan mengepal di dada. Usai itu Hendi memberikan imbauan kepada para orangtua murid agar mendidik anak-anak yang masih dalam usia emas itu.

"Mereka ini masuk kategori usia emas yang menyimpan memori apa yang dikerjakan dan diingat sampai dewasa. Ada di suatu daerah yang anak-anak seperti ini diceritai soal politik, ikut 'pawai-pawai'. Saya titip jangan sampai seperti itu di Semarang," kata Hendi di KB Kasih Ibu, Jalan Randusari Pos 2, Semarang Selatan, Jumat (9/6/2017).

Hendi berharap para guru di Kelompok Bermain atau Taman Kanak-kanak serta guru Sekolah Dasar agar menanamkan hal positif lebih masif seperti soal warisan budaya Indonesia yang saling menghargai sesama.

"Indonesia negara kaya penuh potensi budaya luar biasa, cinta tanah air, tenggang rasa, yang begitu-begitu saya rasa bisa dimasukkan dalam sub tema guru saat memberikan materi dengan kasih sayang. Jangan sampai dengan menyebarkan sebuah kebencian, karena itu akan terekam," ujarnya.

Hal lain yang perlu diwaspadai para orangtua yaitu kemajuan teknologi karena konten-konten dewasa dan kekerasan yang cepat tersebar lewat gadget.

"Peran keluarga, ibu-ibu guru mengarahkan anak didik supaya mereka bisa memanfaatkan gadget untuk hal positif, tidak hanya game. Harus dimonitor dan dikontrol," tegasnya.

Sementara itu Hendi dalam kunjungannya itu juga bercengkerama dengan anak-anak di sana. Hendi selalu menanyakan soal cita-cita dan memberikan kata-kata ringan untuk menyemangati mereka.

Hendi memang dikenal cukup ramah dengan anak-anak yang ditemuinya entah di jalan atau saat melakukan kunjungan. Seringkali ia berhenti berjalan hanya untuk menyapa anak-anak yang berpapasan dengannya. (alg/ega)