Kunjungan Wali Kota yang akrab disapa Hendi itu dilakukan di sela kegiatannya di kawasan Randusari. Hendi mampir ke Kelompok Bermain gratis itu untuk bertemu dengan para siswa-siswi lucu yang berada di sana dan para guru yang mengajar tanpa bayaran.
Hendi disambut meriah oleh anak-anak kecil yang kemudian menyanyikan lagu Garuda Pancasila. Hendi juga ikut menyanyi dengan tangan mengepal di dada. Usai itu Hendi memberikan imbauan kepada para orangtua murid agar mendidik anak-anak yang masih dalam usia emas itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hendi berharap para guru di Kelompok Bermain atau Taman Kanak-kanak serta guru Sekolah Dasar agar menanamkan hal positif lebih masif seperti soal warisan budaya Indonesia yang saling menghargai sesama.
"Indonesia negara kaya penuh potensi budaya luar biasa, cinta tanah air, tenggang rasa, yang begitu-begitu saya rasa bisa dimasukkan dalam sub tema guru saat memberikan materi dengan kasih sayang. Jangan sampai dengan menyebarkan sebuah kebencian, karena itu akan terekam," ujarnya.
Hal lain yang perlu diwaspadai para orangtua yaitu kemajuan teknologi karena konten-konten dewasa dan kekerasan yang cepat tersebar lewat gadget.
"Peran keluarga, ibu-ibu guru mengarahkan anak didik supaya mereka bisa memanfaatkan gadget untuk hal positif, tidak hanya game. Harus dimonitor dan dikontrol," tegasnya.
Sementara itu Hendi dalam kunjungannya itu juga bercengkerama dengan anak-anak di sana. Hendi selalu menanyakan soal cita-cita dan memberikan kata-kata ringan untuk menyemangati mereka.
Hendi memang dikenal cukup ramah dengan anak-anak yang ditemuinya entah di jalan atau saat melakukan kunjungan. Seringkali ia berhenti berjalan hanya untuk menyapa anak-anak yang berpapasan dengannya. (alg/ega)











































