"Korban masih dirawat di Rumah Sakit Persahabatan," kata Kanit Reskrim Polsek Duren Sawit, AKP Nevo Suharjendro saat dihubungi detikcom, Jumat (9/6/2017).
Nevo mengatakan, Dimas mengalami luka yang cukup parah di bagian wajah. Karena belum bisa dimintai keterangan, polisi belum memastikan apa penyebab pengeroyokan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nevo menambahkan pihak keluarga Dimas juga belum melapor ke polisi terkait kejadian pengeroyokan tersebut. "Kayaknya keluarga tidak mau bikin laporan itu ya. Mungkin karena dia merasa bersalah karena bawa sajam itu," tambah Nevo.
Sebelumnya diberitakan Dimas Rizki (20) babak belur diamuk warga di Kanal Banjir Timur (KBT) Duren Sawit, Jakarta Timur, saat mencari seorang pria yang diduga selingkuhan istrinya. Warga mengamuk karena mengira Dimas sebagai anggota gangster lantaran membawa samurai.
"Disangka gangster karena mengamuk sambil membawa samurai. Warga yang panik langsung menangkap dan menghajar Dimas," ujar Kanit Reskrim Polsek Duren Sawit AKP Nevo Suharjendro, saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (7/6). (ibh/rvk)










































