Suratnya ke Ortu Siswa Viral, Kepsek Warsana: Itu Surat Cinta

Sukma Indah Permana - detikNews
Jumat, 09 Jun 2017 14:43 WIB
Surat Kepsek SD Mutiara Persada Bantu, Suwarsana,l ke Ortu siswa (Foto: Screenshot surat yang beredar di media sosial)
Bantul - Surat pribadi dari Kepala Sekolah Dasar Mutiara Persada Bantul, Suwarsana Mpd kepada orang tua murid beredar viral di media sosial. Suwarsana menyebut surat itu sebagai surat cinta.

"Saya sampaikan juga kepada orang tua yang menerima tadi, 'Ini Pak Bu, surat cinta dari saya," cerita Suwarsana saat dihubungi detikcom, Jumat (9/6/2017).

Suwarsana mengakui bahwa isi surat itu sudah pernah beredar luas di grup komunikasi dan media sosial. Namun dia merasa perlu menuliskannya secara resmi dan menyampaikan suratnya secara pribadi kepada para orang tua muridnya.

"Walau sudah tersebar di Whatsapp umum, menurut saya tidak semua orang tua menerima. Selain itu juga ada nilai kedekatan personal antara orang tua dengan sekolah," jelasnya.

"Saya tulis secara resmi, dan saya tambahkan di bagian awal dan akhirnya. Rasanya akan bagus jika dibaca orang tua di saat sekarang ini (pengumuman hasil ujian)," imbuh Suwarsana.

Dia juga merasa harus bertemu secara langsung dengan orang tua murid sebagai bentuk silaturahmi dan tanggung jawabnya sebagai guru.

"Sebagai Kepala Sekolah juga menjelaskan kalau sekolah dan guru-guru sudah berjuang, berusaha dengan berbagai strategi mewujudkan nilai yang bagus," tuturnya.
Kepala Sekolah Dasar Mutiara Persada, Bantul, SuwarsanaKepala Sekolah Dasar Mutiara Persada, Bantul, Suwarsana (Foto: Sukma Indah P/detikcom)

Dia berharap surat itu bisa mengingatkan para orang tua untuk tetap mendukung dan memotivasi anaknya apapun hasil ujiannya saat ini.

"Kan anak beda-beda kondisinya. Bisa jadi saat ini belum muncul (prestasinya). Pengalaman saya mengajar, di sekolah dasar belum dapat rangking, nanti di SMP atau di SMA berprestasi. Kepekaan anak-anak tidak sama," urai Suwarsana.

Berikut isi surat yang dikirimkan Suwarsana ke orangtua siswa:

Dengan hormat,
Bersyukur melalui surat ini kami menjumpai Bpk/Ibu/Sdr, Orang tua/wali terbaik yang terus mendukung putra/putri meraih prestasi, bersinergi bersama kami di Mutiara Persada.

Bersama surat ini kami sampaikan bahwa Ujian anak Anda telah selesai. Saya tahu Anda cemas dan berharap anak Anda berhasil dalam ujiannya.

Tapi, mohon diingat, di tengah-tengah para pelajar yang menjalani ujian itu, ada calon seniman, yang tidak perlu mengerti Matematika.

Ada calon pengusaha, yang tidak butuh pelajaran Sejarah atau Sastra.

Ada calon musisi, yang nilai Kimia-nya tidak akan berarti.

Ada calon olahragawan, yang lebih mementingkan fisik daripada Fisika...di sekolah.

Ada calon Photografer yang lebih berkarakter dengan sudut pandang art berbeda yang tentunya ilmunya bukan dari sekolah ini.

Sekiranya anak Anda lulus menjadi yang teratas, hebat! Tapi bila tidak, mohon jangan rampas rasa percaya diri dan harga diri mereka.

Katakan saja: "tidak apa-apa, itu hanya sekedar ujian." Anak-anak itu diciptakan untuk sesuatu yang lebih besarlagi dalam hidup ini.

Katakan pada mereka, tidak penting berapapun nilai ujian mereka, Anda mencintai mereka dan tak akan menghakimi mereka.

Lakukanlah ini, dan di saat itu, lihatlah anak Anda menakhlukkan dunia. Sebuah ujian atau nilai rendah takkan mencabut impian dan bakat mereka.

Dan mohon, berhentilah berpikir bahwa hanya dokter dan insinyur yang bahagia di dunia ini.

Semoga surat ini bermanfaat dan dapat menyadarkan kita tentang sudut pandang terhadap anak-anak kita. Amin. Mohon maaf apabila kurang berkenan.

(sip/try)