Jokowi: Perbedaan di Indonesia Itu Takdir Allah, Harus Dirawat

Jokowi: Perbedaan di Indonesia Itu Takdir Allah, Harus Dirawat

Ray Jordan - detikNews
Jumat, 09 Jun 2017 13:39 WIB
Jokowi: Perbedaan di Indonesia Itu Takdir Allah, Harus Dirawat
Presiden Jokowi di Masjid Agung Tasikmalaya, Jawa Barat. (Ray Jordan/detikcom)
Tasikmalaya - Setelah menunaikan salat Jumat di Masjid Agung Tasikmalaya, Jawa Barat, Presiden Joko Widodo sempat menyampaikan nasihat kepada jemaah. Jokowi mengatakan perbedaan yang ada di Indonesia adalah takdir Allah SWT.

Imam masjid mempersilakan Jokowi menyampaikan kata sambutan seusai salat Jumat. Jokowi kemudian naik ke mimbar dan berbicara.

Jemaah kemudian mendekat dan mengarah ke depan. Sebagian besar dari mereka merekam apa yang akan disampaikan Jokowi lewat kamera ponsel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Para jemaah yang saya hormati, saya ingin mengingatkan bahwa negara kita Indonesia ini adalah negara yang besar. Kita dianugerahi oleh Allah, begitu banyak suku, ada 714 suku. Begitu banyak pulau, 17 ribu pulau. Ada 516 kabupaten dan kota serta 34 provinsi dan 1.100 lebih bahasa lokal. Bahasa kita ini bahasa lokalnya berbeda-beda," kata Jokowi di Masjid Agung Tasikmalaya, Cihideung, Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (9/6/2017).

"Sampurasun," kata Jokowi.

"Rampes," ujar jemaah serentak.

Jokowi melanjutkan setiap wilayah di Indonesia memiliki bahasa yang beragam. Keberagaman itu merupakan ketetapan Allah.

"Inilah takdir Allah, hukum Allah yang diberikan kepada bangsa Indonesia, yaitu keragaman suku, keragaman bahasa lokal, dan agama. Ini sudah menjadi takdir Allah, hukum Allah," ucapnya.

Karena itu, lanjut Jokowi, ketetapan Allah itu harus dijaga dan dirawat agar menjadi sebuah kekuatan bangsa untuk bersaing dengan negara lain.

"Oleh sebab itu, ini harus kita jaga, kita rawat, sebagai sebuah kekuatan, sebagai sebuah potensi untuk kita gunakan untuk bersaing dan berkompetisi dengan negara lain," katanya.

Selain itu, Jokowi mengingatkan soal kehidupan masyarakat. Setiap masyarakat, kata dia, adalah saudara.

"Oleh sebab itu, persaudaraan ini harus kita jaga. Ukhuwah Islamiyah kita harus kita jaga. Persaudaraan antar-umat muslim harus kita jaga. Jangan sampai ada saling menyalahkan, saling mencemooh, saling memfitnah, saling menjelekkan. Itu bukan budaya bangsa Indonesia yang penuh dengan nilai kesantunan dan kesopanan," tuturnya.

Selain itu, lanjut Jokowi, nilai kebangsaan atau ukhuwah wathaniyah Indonesia harus dijaga. "Kita memang berbeda-beda, beda agama, suku, beda bahasa daerah. Tapi kita ini adalah saudara. Dan sekali lagi, ini adalah anugerah Allah yang harus kita jaga. Oleh sebab itu, ukhuwah wathaniyah kita, persaudaraan kita sebagai sebangsa dan setanah air juga harus kita jaga sebaik-baiknya," katanya.

"Ini juga anugerah Allah yang diberikan kepada kita. Tidak ada bangsa lain selain Indonesia yang begitu banyak ragamnya, tidak ada. Negara lain paling suku hanya 1, 2, 3, 4, 5 paling banyak, nggak ada yang lebih dari itu. Kita ini beraneka ragam," ucapnya.

Jokowi kembali menitipkan pesan kepada masyarakat Tasikmalaya agar menjaga dan merawat apa yang telah ditetapkan oleh Allah.

"Sekali lagi saya titip, marilah kita jaga ukhuwah Islamiyah kita, ukhuwah wathaniyah kita. Semoga Allah selalu menjaga kita, melindungi kita, memberikan bangsa kita kemakmuran, keadilan dan kesejahteraan. Terima kasih," katanya. (jor/idh)


Berita Terkait