"Pihak PT KAI Daop I di masa angkutan Lebaran ini akan melibatkan tenaga keamanan sebanyak 1.145 personel, yang terdiri dari BKO TNI/Polri sebanyak 266 personel dan petugas keamanan internal PT KAI Daop I Jakarta sebanyak 879 personel. Di mana petugas dari pihak PT KAI Daop 1 terdiri dari tenaga Polsuska 243 personel dan PKD 636 personel," kata Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro setelah melakukan inspeksi pelayanan penumpang di Stasiun Senen, Jakarta Pusat, Jumat (9/6/2017).
Tak hanya itu, PT KAI juga akan memasang sejumlah metal detector di stasiun besar untuk mencegah teror bom. Pihaknya juga akan mengirim anjing pelacak (K9) untuk pengamanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nantinya tenaga keamanan ini akan tersebar sebagai tenaga keamanan stasiun 214 personel, tenaga keamanan jalur KA 44 personel, dan personel pawang K9 sebanyak 8 personel," ucapnya.
Selain itu, Edi menambah pengamanan di seluruh perlintasan kereta api. Dia menyebut pemerintah sudah mengantisipasi titik rawan kecelakaan dengan membangun flyover Klonengan di Tegal. Juru penilik jalan (JPJ) dan penjaga jalur lintasan (PJL) yang berjumlah 2.000 ribu personel dikerahkan untuk menjaga perlintasan yang rawan pelemparan terhadap gerbong kereta dan titik perlintasan rawan kecelakaan kendaraan dengan kereta.
"Rawan kecelakaan itu biasanya di perlintasan, dan banyaknya di Daop IV, yaitu Semarang dan sekitarnya, dan Daop V Purwokerto. Pemerintah sudah buat flyover jadi tidak ada lagi crossing di Klonengan, di Kesambi, di Kretep. Ada empat dibangun diharapkan sebelum Lebaran selesai," tuturnya. (ams/tor)











































