Iriawan lalu membuka tas selempang yang dibawa oleh ajudannya. Ia lalu mengambil sejumlah uang dengan nominal Rp 50 ribuan dari tas berwarna cokelat berbahan kulit tersebut. Entah berapa jumlah uang yang ia rogoh.
Tangan kiri Iriawan masih memegang tongkat komando. Sambil menyalami nenek tersebut, Iriawan menyelipkan uang dari tangan kanannya kepada nenek tersebut. Rupanya Iriawan merasa iba dengan nenek tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mei Amelia R/detikcom) |
"Ibu damel naon (ibu kerja apa)?," tanya Iriawan kepada nenek itu di lokasi, Kamis (8/6/2017).
"Mulung (botol) akua bapak, kanggo meser beras (buat beli beras), Bapak," jawab nenek tersebut yang sepertinya dia tidak mengetahui siapa sebenarnya sosok polisi yang memberinya uang tersebut.
Unah, nama nenek tersebut, menyebutkan memiliki dua orang anak. Unah bercerita, ia mengumpulkan botol air mineral untuk dijual kembali.
"Puasa henteu (tidak), Bu?," tanya perwira tinggi yang akrab disapa Iwan Bule itu.
"Puasa, Bapak," jawab Unah.
"Alhamdulillah. Hatur nuhun (terimakasih), Bu, Assalamualaikum," Iriawan berpamitan.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan bersedekah ke pemulung di tol (Mei Amelia R/detikcom) |
"Sing salamet nya, Bapak (semoga selamat ya, Pak)," ucap Unah sambil tersenyum sesaat sebelum Iwan Bule meninggalkannya.
Nenek berusia 70 tahunan itu begitu bersyukur dengan pemberian dari Kapolda tersebut. Unah akan memanfaatkan uang pemberian Iriawan itu untuk membeli beras.
"Hatur nuhun sadayana, sing salamet (terimakasih semuanya, semoga selama)," ucap Unah.
(mei/dnu)












































Mei Amelia R/detikcom)
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan bersedekah ke pemulung di tol (Mei Amelia R/detikcom)