Kakak-Adik Main Korek Api, 9 Rumah Ludes Terbakar di Palembang

Kakak-Adik Main Korek Api, 9 Rumah Ludes Terbakar di Palembang

Raja Adil Siregar - detikNews
Kamis, 08 Jun 2017 22:35 WIB
Kakak-Adik Main Korek Api, 9 Rumah Ludes Terbakar di Palembang
Kebakaran di permukiman padat penduduk di Palembang (Raja Adil Seiregar/detikcom)
Palembang - Sepasang kakak-adik bermain korek api yang menyebabkan kebakaran hebat di kawasan padat penduduk di Kota Palembang, Sumatera Selatan. Akibatnya, sembilan rumah warga ludes terbakar dan rata dengan tanah.

Kebakaran berawal dari kakak-adik yang sedang bermain korek api di sebuah kamar dan jatuh di kasur berbahan busa di kediamannya, Jalan KH Wahid Hasyim, Lorong Semendawai I, Kelurahan 3-4 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang, Kamis (8/6/2017). Akibatnya, api yang membakar kasur tersebut merembet ke perumahan warga lainnya.

Rika (44), ibu kandung keduanya, mengatakan, saat kejadian, dia sedang memasak di dapur dan tidak mengetahui kedua anaknya bermain api di kamar rumahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Anak saya jerit minta tolong. Saya masuk ke kamar dan melihat api sudah besar. Lantas saya langsung menyelamatkan anak saya itu, Pak. Ini sampai rambut saya terbakar," ujarnya Rika di kediamannya.

Sempitnya jalan menuju lokasi kebakaran membuat mobil Dinas Penanggulangan Bahaya Kebakaran Kota Palembang kesulitan tiba ke TKP. Dua unit pompa air diterjunkan untuk memadamkan titik api. Dalam satu jam, api pun akhirnya bisa dipadamkan.

Kapolsek Seberang Ulu I Palembang Kompol Mayestika Hidayat mengatakan, saat ini pemilik rumah tempat asal api sudah diamankan di markas polsek untuk dimintai keterangan. Sementara itu, sembilan rumah warga yang terbuat dari kayu ludes terbakar. Beruntung, tidak ada korban jiwa. Hanya, seorang lelaki dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Palembang BARI dikarenakan tersetrum saat memadamkan api.

"Api sudah bisa dipadamkan. Ada sembilan rumah yang terbakar. Diduga api muncul akibat kelalaian anak pemilik rumah yang bermain pemantik. Tidak ada korban jiwa. Hanya, ada satu orang dibawa ke rumah sakit karena kesetrum," terangnya. (fdu/dnu)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads