20 Gerbang di GT Cikarut Dibuka Jika Terjadi Kemacetan Saat Mudik

20 Gerbang di GT Cikarut Dibuka Jika Terjadi Kemacetan Saat Mudik

Mei Amelia R - detikNews
Kamis, 08 Jun 2017 22:13 WIB
20 Gerbang di GT Cikarut Dibuka Jika Terjadi Kemacetan Saat Mudik
Gerbang Tol Cikarang Utama akan ditambah hingga 50 gardu plus 87 penjemput kartu saat mudik. (Rivki/detikcom)
Bekasi - Pihak kepolisian berkoordinasi dengan Jasa Marga untuk melakukan rekayasa arus lalu lintas pada saat mudik Lebaran. Polisi meminta agar seluruh Gerbang Tol Cikarang Utama (Cikarut) yang mengarah ke Cikampek dimaksimalkan apabila terjadi kemacetan.

"Tadi saya berdiskusi dengan Jasa Marga. Yang pertama, ada pintu tol sekarang dibuka, ada 14. Empat belas masih bisa ditampung. Nanti menjelang Jumat atau pas mudik, kita bisa buka 20 pintu tol," terang Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan di GT Cikarang Utama, Bekasi, Kamis (8/6/2017).

Dia menambahkan, Gerbang Tol Otomatis (GTO) juga akan dibuka apabila gerbang manual sudah tidak lagi menampung kepadatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau masih belum menampung, pintu tol otomatis kita akan jadikan manual. Kalau otomatis hitungannya 4 detik per kendaraan per karcis. Namun di belakang nanti kan stuck (karena antrean di gerbang manual)," imbuhnya.

Petugas pelayanan tol juga akan dimaksimalkan untuk jemput bola guna mengantisipasi antrean kendaraan saat transaksi di gerbang tol.

"Nanti akan ada petugas tol yang akan membagikan kartu disebarkan (jumlah petugas) 10 orang, maka akan lebih cepat. Sehingga petugas jemput bola," sambungnya.

Satu gerbang tol mampu menampung 6.000 kendaraan per jam. "Dikalikan saja, di sini ada 20 pintu, 120 ribu berarti kan kurang-lebih. Berarti kira-kira bisa menampung per jamnya diperkirakan arus sedemikian banyaknya," lanjutnya. (mei/dnu)


Berita Terkait