"Kita minta Pertamina menyiapkan BBM maksimum, tidak ada kekurangan di SPBU. Namun kita juga meminta Pertamina ada menyiapkan kendaraan-kendaraan yang mobile, apakah itu mobil atau motor dengan menggendong bahan bakar," kata Irjen Iriawan saat mengecek rest area KM 19 Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Bekasi, Kamis (8/6/2017).
Iriawan mengatakan Pertamina pun sudah mewacanakan BBM mobile itu. Polda Metro juga akan mengkomunikasikan lagi tentang kesiapan mudik Lebaran dengan pihak terkait, termasuk dengan Pertamina.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rest area KM 19 menjadi salah satu perhatian polisi. Sebab, saat mudik Lebaran, rest area menjadi salah satu titik yang menyebabkan kemacetan.
Banyaknya pemudik yang beristirahat di rest area mengakibatkan penumpukan kendaraan hingga kemacetan yang mengular, bahkan sampai ke Jalan Tol JORR dan Jalan Tol Dalam Kota.
"Rest area KM 19, di mana ini menjadi titik perhatian kita juga, kemacetan diperkirakan akan terjadi. Kenapa demikian, saya sampaikan tadi, orang akan masuk di rest area itu berbondong-bondong, sehingga menjadi mengurangi kecepatannya. Kecepatan dikurangi 10 km/jam, maka akan berdampak ke belakangnya," tuturnya.
Polda Metro Jaya menyiapkan pos pengamanan di dalam rest area. Polisi akan membuat public address untuk mengimbau pemudik agar tidak berlama-lama di rest area.
"Artinya, kalau di dalam sudah penuh, di dalam tidak boleh berhenti. Sehingga di dalam juga saya akan membuat pos untuk membuat public address kepada pengunjung atau pengendara yang akan beristirahat di dalam. Dan kita akan tentukan sejam maksimal, setelah itu terus untuk melanjutkan perjalanannya," ujarnya. (mei/rvk)











































