"Jajak pendapat ini kami lakukan dengan tujuan agar para pemudik dapat mengetahui waktu dan tujuan mudik pemudik lainnya, sehingga pemudik dapat merencanakan mudik dengan lebih baik," kata Founder KedaiKOPI Hendri Satrio, kepada wartawan, Kamis (8/6/2017).
Jajak pendapat itu menyasar pengguna internet di Jabodetabek yang berencana mudik pada lebaran tahun ini. Jajak pendapat yang dilakukan online pada 24 Mei 2017 hingga 6 Juni 2017 diikuti oleh 300 responden usia minimal 17 tahun saat jajak pendapat dilakukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan waktu mudik tahun ini sedikit bergeser dibanding tahun 2016 lalu. Dari hasil survei KedaiKOPI tahun lalu, pemudik banyak memilih H-7 (32,3%) dan baru H-3 (28,6%) sebagai waktu mudik. Catatan, tahun 2016 lalu survei melibatkan 400 responden dengan metode tatap muka.
Adapun lokasi mudik yang menjadi fovorit pemudik adalah Jawa Tengah. Ada 40% responden yang memilih Jawa Tengah.
"Tujuan Solo, Tegal, Purwokerto, Klaten, Purworejo dan Semarang merupakan daerah tujuan sebagian besar pemudik yang menuju Jawa Tengah," kata Hendri.
Destinasi mudik kedua yaitu Jawa Barat sebesar 27,33%. Bandung, Cirebon, Kuningan, Tasikmalaya, Indramayu dan Sumedang menjadi tujuan pemudik tahun ini.
Daerah lain yang juga merupakan tujuan favorit pemudik adalah Jawa Timur (9,33%), Yogyakarta (7,33%), Lampung (3,67%), Sumatera Barat (3%) dan sisanya memilih daerah lain.
Sementara itu, kendaraan yang paling banyak dipilih pemudik sebagai moda transportasi menuju daerah tujuan adalah mobil pribadi (36,33%). Moda transportasi lainnya yang dipilih pemudik adalah Kereta Api (19,67%), bis eksekutif (10%), pesawat (9,67%), motor (8%), bis ekonomi (7,67%), mobil sewaan (5,33%), kapal laut (1,33%) dan sisanya memilih moda lainnya.
Pilihan menggunakan mobil pribadi sebagai moda transportasi tersebut sama dengan survei KedaiKOPI 2016 lalu, yaitu mobil pribadi digunakan oleh 27,9% responden dan pesawat 19%. Ada 92% pemudik yang menyatakan akan menggunakan moda transportasi yang sama saat keberangkatan, 7,67% menyatakan tidak menggunakan moda transportasi yang sama dan sisanya belum memutuskan.
Sementara itu, mayoritas pemudik mengaku akan kembali ke daerah asal (arus balik) pada H+5 Lebaran sebanyak 29,33%. Kemudian 21,33% memilih kembali pada H+3.
Namun, yang juga menarik adalah ada 28,33% responden yang menyatakan akan kembali pada H-1 sebelum cuti berakhir. Jajak pendapat ini diikuti peserta dengan latar belakang profesi yang berbeda. Mulai dari karyawan swasta, PNS hingga buruh.
"Belajar dari kejadian tahun lalu saat terjadi penumpukan kendaraan di pintu keluar tol yang dikenal dengan kejadian Brexit, tahun ini sebaiknya pemudik mengatur dengan baik perjalanan mudik terutama keputusan tentang waktu keberangkatan dan pilihan moda transportasi," tambah Hendri.
(ams/erd)










































