Razia Lapas di Palembang, Petugas Temukan Sabu di dalam Masjid

Razia Lapas di Palembang, Petugas Temukan Sabu di dalam Masjid

Raja Adil Siregar - detikNews
Rabu, 07 Jun 2017 18:31 WIB
Razia Lapas di Palembang, Petugas Temukan Sabu di dalam Masjid
Foto: Kakanwil Kemenkum HAM Sumsel Sudirman Daman Hury (Raja-detikcom)
Palembang - Tim satgas Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) Sumatera Selatan melakukan razia di Lapas Merah Mata Palembang. Dari hasil razia tim menemukan adanya paket sabu seberat 120 gram yang disembunyikan dalam kitab suci Alquran yang berada di dalam masjid.

Penemuan paket tersebut saat melakukan razia yang dilaksanakan selama 3 jam pada Rabu (7/5/2017), sejak pukul 01.00 WIB dini hari. Di mana tim melakukan penyusuran mulai dari kamar, lorong dan tempat ibadah.

"Kita cek kamar, lorong dan pelafon ruang tahanan. Setelah dilakukan pengecekan di Masjid, ditemukanlah paket sabu yang diselipkan dalam buku dan Alquran yang ada di dalam masjid," ujar Kakanwil Kemenkum HAM Sumsel Sudirman Daman Hury di kantornya jalan Jenderal Sudirman Palembang, Rabu (7/5/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ditambahkan Sudirman, dengan ditemukannya paket tersebut pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap dua orang penjaga masjid yang merupakan mantan Narapidana. Dari hasil pengembangan itu, kemudian mengarah pada 3 tahanan kasus narkoba yang berada di Lapas tersebut.

Selain itu, ada pula ganja dan pil ekstasi yang ditemukan di lorong ruang tahanan dan sedang dilakukan pemeriksaan terhadap 3 tahanan dan 2 penjaga masjid ini.

"Sekarang sudah ada 5 tahanan yang diperiksa di Direktorat Narkoba Polda Sumsel. Kelima orang ini kita serahkan karena diduga mengetahui siapa pemilik barang haram ini," tambah Sudirman.

Disamping itu, Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Polisi Tommy Aria Dwiyanto menerangkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kemenkum HAM Sumsel dan Lapas Merah Mata terkait kasus itu.

"Tadi malam Kakanwil kasih kabar kalau ada penemuan BB di Lapas Mata Merah. Saat ini sedang kami periksa dan sedang dalami terkait kasus ini," ujarnya singkat. (rvk/try)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini