"Awalnya korban ini pergi dari rumah pada Selasa (6/5) siang untuk mencari rumput. Tapi tidak kunjung pulang hingga malam hari dan dilakukan pencarian pada pagi ini," ujar Kapolres Banyuasin AKBP Andri Sudarmadi kepada wartawan di rumah duka Desa Santan Sari, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, Rabu (7/5/2017).
Korban tewas akibat diterkam buaya (Raja/detikcom) |
Saat ditemukan pada pukul 13.00 WIB hari ini, kondisi tubuh korban masih utuh meskipun dikelilingi lima ekor buaya. Terdapat luka robek pada bagian paha dan perut akibat terkaman buaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau badan masih utuh, tapi seluruh badan dipenuhi luka bekas terkaman buaya. Korban saat ini telah dibawa ke rumah duka untuk dilakukan pemakaman," ucap mantan Kasubdit I Direktorat Narkoba Polda Sumsel ini.
Sebagaimana diketahui, di wilayah Kabupaten Banyuasin pada tahun 2017 telah terjadi tiga kasus serupa. Warga diterkam buaya berukuran panjang sekitar 1 meter saat beraktivitas di wilayah rawa-rawa meskipun di lokasi kejadian berbeda.
Atas kejadian ini, Kapolres Banyuasin mengimbau masyarakat tetap waspada saat beraktivitas di lokasi rawa yang disinyalir banyak ditemukan buaya muara ini.
"Saya juga pernah lihat buaya ini, ya berukuran sekitar 1 meter dan memang hanya di wilayah rawa. Jadi kita sudah mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat beraktivitas di daerah rawan," tutupnya. (rvk/dhn)












































Korban tewas akibat diterkam buaya (Raja/detikcom)