"Ya kalau saya inginnya semua jenis kejahatan, tapi namanya tim khusus sasarannya harus khususlah. Yang berkaitan dengan kejahatan jalanan," ujar Kapolres Jakarta Selatan Kombes Iwan Kurniawan saat dihubungi, Rabu (7/6/2017).
Iwan menerangkan tim Eagle One ini dibentuk didasari adanya keinginan untuk terus menciptakan suasana kondusif di tengah masyarakat. Polisi akan lebih cepat bertindak dalam menangani kasus kejahatan yang ada di masyarakat.
"Tim itu kita bentuk dalam rangka tim yang mempunyai respons yang sangat cepat sehingga menanggulangi kejahatan yang ada di wilayah Jakarta Selatan," kata Iwan.
Selain itu, upaya yang dilakukan untuk mengurangi kejahatan jalanan itu adalah dengan upaya preventif dan represif. Kegiatan patroli pengamanan akan terus ditingkatkan, begitu pula penindakan ketika terjadi kegiatan yang melanggar aturan akan lebih tegas.
"Intinya lebih kepada upaya-upaya untuk preventif, mereka juga represif, preventif itu mereka melakukan kegiatan seperti juga patroli di seluruh wilayah Jakarta terutama di wilayah-wilayah rawan kriminalitas kemudian juga melakukan tindakan cepat terhadap permasalahan yang terjadi di wilayah Jaksel. Jadi akan mungkin terjadi konflik di masyarakat, kemudian terjadi tindak pidana, pokoknya mereka cepat melakukan penindakan dan melakukan antisipasi," tuturnya.
Dia juga menegaskan akan menindak tegas semua geng motor yang meresahkan masyarakat. Aksi sekumpulan orang yang membawa senjata tajam akan ditertibkan oleh petugas kepolisian.
"Pastilah (menindak geng motor), mereka akan patroli di wilayah rawan, kalau ada yang melakukan mereka yang berkumpul bawa senjata tajam ditindak oleh mereka," tegasnya.
Sementara itu, Iwan mengaku terinspirasi dari burung elang ketika menamakan tim khusus ini sebagai Tim Eagle One. Dia mengungkapkan elang mempunyai penglihatan yang tajam dan kecepatan sehingga itu pula yang diharapkan bisa dilakukan oleh anggota kepolisian.
"Eagle itu kan dia burung elang, dimana burung itu memiliki satu kemampuan penglihatan yang tajam, cepat, seperti itu. Harapan kita bisa bertindak seperti itu," imbuhnya.
Tim Eagle One yang beranggotakan 20 orang ini dibentuk langsung oleh Kapolres dan dipimpin oleh Kasat Reskrim AKBP Budi Hermanto. Setiap personel dilengkapi senjata laras panjang, serta rompi anti peluru dan sejumlah kendaraan roda dua.
Tim ini merupakan gabungan dari satuan polisi yang berada di lingkungan Polres Jaksel. Tim ini akan melakukan penyisiran di seluruh wilayah Jaksel untuk menindak kejahatan jalanan.
(knv/dhn)











































