"Kita akan lakukan penjagaan di setiap titik atau patroli minimal 2 anggota di sana, ada patroli motor dan mobil," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan saat meninjau lokasi pos kesiapan di Tambun, Kabupaten Bekasi, Selasa (6/6/2017).
Iriawan mengatakan 22 titik rawan itu terbagi dari mulai kerawanan macet hingga kecelakaan. Salah satu penyebabnya karena banyaknya pembangunan di wilayah yang dilintasi pemudik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Iriawan juga akan berkoordinasi dengan Polda yang berbatasan wilayah hukumnya dengan Polda Metro Jaya. Koordinasi dilakukan untuk memantau arus lalu lintas selama arus mudik.
"Tentunya berbatasan dengan wilayah hukum Jawa Barat, kita akan koordinasi. Karena kita melepas banyak pos atau check point ketiga, cukup banyak di sini," tuturnya.
Menurutnya, arus lalu lintas pemudik lebih banyak ke arah Jawa dibandingkan dengan arah Banten atau Sumatera. Namun pihaknya akan tetap melakukan pemantauan terhadap kondisi lalu lintas tersebut.
"Untuk jalur Sumatera nanti saya akan cek minggu depan, untuk di sana relatif lebih landai dibanding ke Jawa karena memang arah tujuan ke Jawa. Kita akan lakukan alur-alur mengarah ke Tangerang atau Banten. Yang jelas kami akan melakukan check point, pos-posnya termasuk koordinasi wilayah Banten," sambungnya.
Nantinya polisi akan menyiapkan pos untuk mengecekan kesiapan pemudik. Ada tiga pos yang akan disediakan di sepanjang jalur Becakayu itu.
Pos itu akan menyediakan bengkel, makanan hingga refleksi bagi pemudik yang kelelahan. Pemudik yang melebihi kapasitas kendaraan akan ditertibkan dan pindah ke bus yang disiapkan untuk mudik. (knv/fdn)










































