Tak ada komentar dari dua petugas KPK yang dikawal dua polisi Brimob tersebut. Mereka segera meninggalkan rumah menggunakan sebuah Toyota Avanza warna hitam bernopol W 564 RN.
Berbeda dengan ruang kerja komisi B yang disegel menggunakan KPK line, tak ada penyegelan dari petugas KPK di rumah Basuki. Rumah tersebut mungkin tidak disegel karena berkas yang dicari sudah diambil dan keluarga Basuki masih menempati rumah itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: KPK geledah rumah ketua komisi B DPRD Jatim (Imam-detikcom) |
Keluarga Basuki memang ada di dalam rumah tetapi mereka enggan keluar rumah. Hanya seorang pembantu saja yang keluar, namun dia juga tak berkomentar.
Dibanding rumah tetangga, rumah Basuki memang lebih lebar dan luas, sekitar 2-3 kali rumah tetangga. Bagian rumah utama berada di sisi kiri, sementara bagian samping difungsikan sebagai garasi.
Di rumah utama terparkir sebuah Toyota Yaris berwarna oranye bernopol L 1752 YM. Sementara di garasi terlihat dua buah mobil yakni toyoa Kijang Innova berwarna hitam nopol L 1053 YP dan Honda CR-V berwarna hitam nopol L 1921 ZH, serta empat motor.
Titik, salah seorang tetangga mengatakan bahwa Basuki merupakan sosok yang baik dan ramah. Basuki tak segan menyapa tetangga bila berpapasan.
"Pak Basuki ramah orangnya, istrinya juga ramah. Ya suka menyapa kalau ketemu atau kalau mau berangkat kerja," ujar Titik.
Di rumah ini, menurut Titik, Basuki tinggal bersama Yuni, istri keduanya. Sementara ketiga anaknya tidak tinggal bersama dia. Ketiga anaknya tinggal bersama istri pertamanya yang sudah dicerai. Basuki dan Yuni sendiri belum mempunyai anak. (iwd/rvk)












































Foto: KPK geledah rumah ketua komisi B DPRD Jatim (Imam-detikcom)