Warga setempat, Tedi Sutandi, menyebut, sebelum air meluap, sempat turun hujan dari sekitar pukul 01.00 WIB dinihari. Tidak lama setelah itu, berdekatan dengan waktu sahur, warga mulai panik dan berteriak 'banjir'.
"Air sudah meluap masuk ke rumah-rumah warga, merendam peralatan elektronik, seperti mesin cuci dan lemari es. Kondisi listrik masih menyala sampai saat ini," kata Tedi saat dihubungi detikcom melalui telepon seluler.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banjir merendam rumah warga di Cianjur. (Istimewa) |
Biasanya, sebut Tedi, sungai yang berdekatan dengan perkampungan warga kerap meluap. Namun tidak sampai merendam dan masuk ke rumah warga.
"Saat ini sedikitnya ada 7 rumah yang terendam, air terus meninggi. Untuk kerugian tidak hanya peralatan elektronik, tapi juga ternak warga, seperti ayam dan lainnya," ucap Tedi.
Tedi sendiri mengaku sudah menghubungi sejumlah pihak, seperti BPBD dan kepolisian, namun sejauh ini yang telah merespons baru Camat Cilaku.
"Polsek, BPBD, dan Tagana belum memberikan respons lebih jauh. Baru Pak Camat tadi bilangnya mau cek lokasi," tuturnya. (nkn/nkn)












































Banjir merendam rumah warga di Cianjur. (Istimewa)