"Baru kali ini banjir di bulan ramadan. Kampung ini emang suka dilanda banjir, namun bukan saat bulan ramadan," kata salah satu warga setempat yang menjadi korban banjir, Lilis (56) saat ditemui detikcom di rumahnya, Selasa (6/6/2017).
Banjir menggenangi rumah warga di Kecamatan Paseh, Bandung. Foto: Wisma Putra/ detikcom |
Lilis mengaku kesulitan saat akan melaksanakan makan sahur karena dapur di rumahnya kebanjiran. "Makannya makanan seadanya aja. Nggak bisa masak di dapur banjir. Mau makan juga nggak enak kalau posisi banjir seperti ini," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banjir menggenangi rumah warga di Kecamatan Paseh, Bandung. Foto: Wisma Putra/ detikcom |
Baik Lilis ataupun Oman, mereka berharap banjir yang menerjang kampungnya tidak kembali terjadi saat Bulan Ramadan ini. "Mudah-mudahan banjir ini terjadi cuma sekali, habis tenaga. Apalagi sekarang lagi puasa," pungkas Lilis.
Banjir menggenangi rumah warga di Kecamatan Paseh, Bandung. Foto: Wisma Putra/ detikcom |
Pantauan detikcom, menjelang pagi puluhan rumah di kampung tersebut masih terendam banjir, ketinggian air di rumah milik Lilis mencapai lutut orang dewasa, sedangkan ketinggian lainnya bervariatif sekitar 20-80 cm.
Selain merendam puluhan rumah warga, banjir juga menggenangi salah satu masjid di kampung tersebut. (nkn/nkn)












































Banjir menggenangi rumah warga di Kecamatan Paseh, Bandung. Foto: Wisma Putra/ detikcom
Banjir menggenangi rumah warga di Kecamatan Paseh, Bandung. Foto: Wisma Putra/ detikcom
Banjir menggenangi rumah warga di Kecamatan Paseh, Bandung. Foto: Wisma Putra/ detikcom