"Saya tidak ikut campur dalam masalah urusan hak angket," kata Novanto setelah menggelar acara buka puasa bersama di rumah dinasnya, Jl Widya Chandra, Jakarta Selatan, Senin (5/6/2017).
Novanto menyerahkan soal angket tersebut kepada wakilnya. Adapun Wakil Ketua DPR yang memimpin saat sidang paripurna persetujuan pembentukan hak angket atas KPK adalah Fahri Hamzah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya belum (diberi tahu) nanti hari Selasa (6/6) saya lihat perkembangannya," ujar dia.
Hak angket ini muncul setelah KPK mengusut kasus e-KTP. Anggota DPR kemudian meminta KPK membuka BAP dari Miryam yang berisi penyebutan nama sejumlah anggota DPR.
Sebanyak lima fraksi telah mengirim utusan untuk masuk ke pansus hak angket atas KPK. Kelima fraksi yang mengirimkan perwakilan ke pansus angket KPK adalah PDIP, Golkar, PPP, NasDem, dan Hanura. Berikut nama-namanya:
1. Fraksi PDIP
Masinton Pasaribu
Eddy Kusuma Wijaya
Risa Mariska
Adian Yunus Yusak
Arteria Dahlan
Junimart Girsang
2. Fraksi Golkar
Bambang Soesatyo
Adies Kadir
Mukhammad Misbakhun
John Kennedy Azis
Agun Gunanjar
3. Fraksi PPP
Arsul Sani
Anas Thahir
4. Fraksi NasDem
Taufiqulhadi
Ahmad HI M. Ali
5. Fraksi Hanura
Dossy Iskandar (bag/nkn)










































