Tak Ditemui Pimpinan, Amien Rais Batal ke KPK

Tak Ditemui Pimpinan, Amien Rais Batal ke KPK

Nur Indah Fatmawati - detikNews
Senin, 05 Jun 2017 15:04 WIB
Tak Ditemui Pimpinan, Amien Rais Batal ke KPK
Tiga utusan Amien Rais yang juga politikus senior PAN, Drajad Wibowo, Hanafi Rais, dan Saleh Partaonan Daulay, menyambangi gedung KPK Jakarta. (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Amien Rais tak jadi ke Komisi Pemberantasan Korupsi karena pimpinan lembaga antirasuah itu belum bisa ditemui. Dia mengutus sejumlah politikus senior Partai Amanat Nasional untuk ke KPK.

Beberapa politikus senior PAN yang diutus Amien antara lain Drajad Wibowo, Hanafi Rais, dan Saleh Partaonan Daulay. Mereka ditemui oleh Kabiro Humas KPK Febri Diansyah.

Sebenarnya Amien ingin langsung ke KPK untuk bertemu dengan pimpinan lembaga tersebut. Namun, karena pimpinan belum bersedia, Amien batal ke KPK. Drajad menyebut posisi Amien saat ini tak jauh dari gedung KPK.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi Pak Amien ingin memastikan. Pak Amien berada tidak jauh dari sini. Jadi kalau pimpinan KPK bisa menerima beliau untuk memberi keterangan, Pak Amien langsung meluncur ke sini," kata Drajad di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (5/6/2017).

"Tapi kalau pimpinan KPK memang belum bisa memberikan keterangan, ya cukup kami yang di sini. Pak Amien hanya berpesan kapan kira-kira beliau bisa memberikan keterangan di KPK. Kalau bisa jangan selama beliau umrah," ujar Drajad.

Menurut Drajad, Amien perlu memberikan klarifikasi langsung kepada KPK. Ini penting karena berita yang ada sudah dibumbui dan dibesar-besarkan. Walhasil, soal penyebutan nama Amien dalam sidang tuntutan kasus alkes dengan terdakwa Siti Fadilah Supari ini mempunyai efek luar biasa.

"Ketika nama beliau (Amien) disebut, apalagi dibumbui, itu efeknya besar sekali, efeknya luar biasa, kerusakannya luar biasa besar. Sehingga perlu segera untuk Pak Amien memberikan keterangan tersebut supaya efek kerusakan yang besar ini yang juga bisa menimbulkan konflik bisa kita cegah bersama," kata Drajad. (erd/dhn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini