Tari Dindin Badindin dan Goyang Maumere Pukau Masyarakat Denmark

Tari Dindin Badindin dan Goyang Maumere Pukau Masyarakat Denmark

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Sabtu, 03 Jun 2017 16:35 WIB
Tari Dindin Badindin dan Goyang Maumere Pukau Masyarakat Denmark
Foto: Dok. Istimewa
Jakarta - Indonesia menjadi negara yang diundang secara khusus untuk berpartisipasi pada acara tahunan World With Aarhus 2017 di Aarhus City, Jutland, Denmark. Tarian Indang Dindin Badindin asal Padang serta tarian Maumere asal Nusa Tenggara Timur, berhasil memukau masyarakat Denmark yang hadir pada acara tersebut.

"Indonesia diundang secara khusus untuk berpartisipasi dan sebagai the main feature pada acara besar tahunan Explore the World with Aarhus 2017 pada tanggal 2-3 Juni 2017 yang merupakan festival untuk travelling, budaya, kuliner (gastronomy) dan berbelanja (shopping) bertempat di Aarhus City, Jutland, Denmark," demikian keterangan tertulis dari KBRI Kopenhagen Denmark yang diterima detikcom, Sabtu (3/6/2017).

Festival ini digelar sehubungan dengan ditunjuknya Kota Aarhus sebagai pusat ibu kota kebudayaan Eropa tahun 2017. Selain Indonesia, turut berpartisipasi pada festival tersebut negara lainnya seperti Thailand, Ghana, Burkina Faso, Venezuela, dan negara-negara Uni Eropa.
Tari Dindin Badindin dan Goyang Maumere Pukau Masyarakat DenmarkFoto: Dok. Istimewa


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Festival ini mengusung tema Explore the World - Pictures of the World ini. Diperkirakan 150.000 hingga 200.000 pengunjung hadir pada festival tersebut. Partisipasi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) sebagai peserta spesial pada acara tersebut mendapat sambutan meriah dari masyarakat setempat.

"Adapun kegiatan yang dilakukan terdiri dari pagelaran budaya, promosi pariwisata dan kuliner Indonesia serta melakukan parade keliling kota Aarhus. Selain KBRI, yang ikut serta pada stand Indonesia adalah tour Operator Denmark yang khusus menjual paket tour ke Indonesia, toko aksesories khas lndonesia, restoran, produk makanan Indonesia, dan kopi khas Indonesia, Kopiko Volcano Coffee Indonesia. Pagelaran tari yang menampilkan tarian dari NTT, SumBar, Bali, Maluku, dan lain-lain, didukung oleh masyarakat diaspora Indonesia di Denmark," demikian keterangan lanjutan dari KBRI Kopenhagen.

Tujuan dari pameran tersebut adalah untuk mendukung kegiatan promosi Trade Tourism Investment (TTI). Khususnya mendorong tercapainya 15 juta wisatawan ke Indonesia di tahun 2017 terutama wisatawan dari Denmark dan sekitarnya yang saat ini mencapai lebih dari 30 ribu wisatawan dan diperkirakan akan meningkat terus, seiring meningkatnya pertumbuhan ekonomi Denmark. (nvl/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads