"Kita menolak penambahan anggota DPR karena berpotensi menambah beban pemerintah. Yang harusnya dilakukan itu diredistribusi, bukan penambahan anggota DPR," kata peneliti Perludem Fadli Ramadhanil dalam diskusi di Gado-gado Boplo, Jakarta Pusat, Sabtu (3/6/2017).
Fadli menuturkan penambahan anggota DPR akan menambah beban anggaran pemerintah. Ia juga menganggap penambahan anggota DPR tersebut tidak memperhatikan sensitifitas publik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Argumentasi penambahan anggota DPR terkait pemekaran wilayah dikatakan Fadli tidaklah bisa menjadi pembenaran. Fadli meyakini penambahan tersebut hanya untuk mengakomodir kepentingan elit politik tertentu.
"Kalau ada kekhawatiran gejolak dari publik kita harus pertanyakan lagi. Gejolak seperti apa yang akan terjadi. Ini kan kepentingan dari elit politik saja. Makanya kalau mau melakukan penataan solusinya adalah melakukan relokasi kursi dari daerah overrepresentatif dikurangi kursinya. Misalnya Sulawesi Selatan kan berlebih yan harusnya dikurangi dong," paparnya. (fdu/idh)











































