Kekurangan Petugas, Warga Binaan Lapas Cilegon Tarawih Bergantian

Kekurangan Petugas, Warga Binaan Lapas Cilegon Tarawih Bergantian

Muhammad Iqbal - detikNews
Jumat, 02 Jun 2017 20:54 WIB
Kekurangan Petugas, Warga Binaan Lapas Cilegon Tarawih Bergantian
Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Cilegon, Banten, menunaikan salat tarawih berjemaah secara bergantian/Foto: Muhammad Iqbal-detikcom
Cilegon - Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Cilegon, Banten, menunaikan salat tarawih berjemaah secara bergantian. Hal ini dilakukan karena pihak Lapas kekurangan petugas jaga.

Kepala Lapas kelas III Cilegon, Tri Purnomo, mengatakan selain menggelar salat tarawih berjemaah, pihak Lapas juga mengadakan pesantren kilat. Narapidana yang berjumlah 646 orang dibagi per blok untuk melakukan salat tarawih.

"Kalau untuk pesantren itu per harinya ada 20 orang kalau untuk salat tarawih berjamaah itu dibagi per blok. Jadi misalnya (sekarang) di blok A, itu bergiliran. Karena kita kekurangan petugas jadi kita takut juga kalau ada apa-apa," ujar Tri Purnomo kepada wartawan usai berbuka puasa bersama warga binaan di Lapas Cilegon, Jumat (2/6/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

 Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Cilegon, Banten, menunaikan salat tarawih berjemaah secara bergantian Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Cilegon, Banten, menunaikan salat tarawih berjemaah secara bergantian Foto: Muhammad Iqbal-detikcom


Tri mengatakan, petugas jaga per harinya hanya berjumlah 4 orang. "Kita rolling terus setiap hari total (napi) 646, petugas yang jaga itu 1 shift-nya 4 orang. Jadi kalau kita keluarkan semua ngeri juga," jelasnya.

Sementara itu mengenai pesantren kilat yang diadakan, pihak Lapas ingin warga binaan mendapatkan pembinaan agama.

"Selama bulan Ramadan kita adakan pesantren kilat terutama untuk warga binaan, agar mereka sadar bahwa walaupun mereka di dalam itu mereka masih bisa beribadah dan merasakan apa yang masyarakat luar rasakan terutama di sini bisa ada pesantren, ada pengajian bisa salat tarawih berjemaah juga," paparnya.

 Kepala Lapas kelas III Cilegon, Tri Purnomo Kepala Lapas kelas III Cilegon, Tri Purnomo Foto: Muhammad Iqbal-detikcom
(fdn/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads