"Mengenai seorang WNI yang tewas tersebut kami mendapatkan informasinya dari otoritas di Filipina. Tapi saat saat ini kami belum bisa mengkonfirmasi apakah informasi tersebut benar atau tidak," ujar juru bicara Kemlu, Arrmanatha Nasir (Tata) kepada wartawan di kantornya, Jl Pejambon, Jakarta Pusat, Jumat (2/6/2017).
Kabar adanya seorang WNI diduga militan tewas disampaikan Menteri Pertahanan (Menhan) Filipina Delfin Lorenzana. Dilansir kantor berita Reuters, Kamis (1/6), Menhan Filipina menyebut ada militan yang tewas berasal dari lima negara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sejauh ini kami belum bisa mengkonfirmasi. Memang yang bersangkutan diduga sebagai orang Indonesia, tapi kami belum mendapatkan akses untuk memastikan apakah jenazah itu benar WNI atau bukan," sebutnya.
Terkait pertempuran di Marawi, militer Filipina menyebut total 120 militan telah tewas dalam pertempuran sepekan terakhir. (hld/fdn)











































