Kapolres Ogan Ilir, AKBP Arief Rivai mengatakan, saat ini pihaknya belum mengetahui identitas dan penyebab kematian korban, karena masih dilakukan visum oleh tim dokter forensik.
"Sekarang sedang dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan identifikasi. Tim penyidik juga telah melakukan olah TKP di lokasi penemuan mayat ini," ujar Arief kepada detikcom melalui sambungan seluler, Jumat (2/6/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita menunggu hasil identifikasi dulu dari rumah Sakit Bhayangkara. Selanjutnya akan diketahui penyebabnya," sambung Arief.
Dari data yang dihimpun, mayat pertama kali ditemukan oleh seorang petani yang curiga saat melintasi lokasi. Dimana dalam karung juga ditemukan adanya bongkahan batu berukuran besar diduga sebagai pemberat agar mayat tidak terapung. (try/try)











































