Tentang Panca Dharma yang Disebut Sebelum Pancasila

Hari Lahir Pancasila

Tentang Panca Dharma yang Disebut Sebelum Pancasila

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Kamis, 01 Jun 2017 15:04 WIB
Ilustrasi: Fuad Hasim/detikcom
Jakarta - Bangsa Indonesia telah final menyepakati Pancasila sebagai dasar negara. Pancasila digali oleh Sukarno sejak diasingkan ke Pulau Ende, Flores, dan akhirnya dikemukakan dalam Sidang BPUPKI pada 1 Juni 1945.

"Saudara-saudara! 'Dasar-dasar Negara' telah saya usulkan. Lima bilangannya. Inikah Panca Dharma? Bukan! Nama Panca Dharma tidak tepat di sini. Dharma berarti kewajiban, sedang kita membicarakan dasar. (...) Namanya bukan Panca Dharma, tetapi saya namakan ini dengan petunjuk seorang teman kita ahli bahasa--namanya ialah Pancasila," kata Sukarno seperti dikutip dalam buku Kumpulan Pidato BPUPKI yang diterbitkan Media Pressindo pada 2006.

Sukarno tak menjabarkan tentang Panca Dharma yang disebutnya dalam pidato itu. Selain dia, Soepomo yang berpidato sehari sebelumnya juga menyebut tentang Panca Dharma.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Seperti sudah termuat dalam Panca Dharma, pasal 2, yang berbunyi 'Kita mendirikan negara Indonesia, yang adil'. Maka negara hanya bisa adil, jikalau negara itu menyelenggarakan rasa keadilan rakyat dan menuntun rakyat kepada cita-cita yang luhur, menurut aliran zaman," kata Soepomo.

Dia pun tak menyebutkan Panca Dharma yang dimaksud itu berasal dari mana. Dia hanya melanjutkan kata-katanya bahwa Indonesia merupakan bagian dari wilayah Asia Timur.

"Negara Indonesia yang terbentuk atas aliran pikiran persatuan yang saya uraikan tadi pun akan dapat menjalankan dharmanya (kewajibannya) dengan semestinya sebagai anggota daripada kekeluargaan Asia Timur Raya," kata Soepomo.

Dalam buku 'Negara Paripurna', Yudi Latif menulis bahwa yang dimaksud Panca Dharma merujuk pada 5 pedoman hidup Chuo Sangi-In. Lembaga itu merupakan bentukan Sukarno dan Hatta guna merebut kepercayaan Jepang pada tahun 1943.

"Kita baru saja diizinkan menyanyikan lagu kebangsaan kita, Indonesia Raya, pada setiap pertemuan. Kita baru saja diizinkan mengibarkan bendera kita Sang Merah Putih yang keramat itu berdampingan dengan bendera Jepang. Kita baru saja diizinkan membentuk Chuo Sangi In, sebuah badan sipil Indonesia, yang bertindak sebagai penasihat Pemerintah Militer Jepang," kata Sukarno seperti dituturkan kepada Cindy Adams dalam buku Penyambung Lidah Rakyat Indonesia.

Chuo Sangi In berkantor di bekas gedung Volksraad atau semacam lembaga legislatif buatan pemerintahan kolonial Belanda. Gedung itu pula yang kemudian menjadi ruang rapat BPUPKI sehingga kini diberi nama Gedung Pancasila.

Lalu apakah ada beda antara Panca Dharma dengan Pancasila? Berikut kutipan isi Panca Dharma seperti ditulis Yudi Latif dalam buku Negara Paripurna:

1. Kita bersama-sama dengan bangsa lain di Asia Timur Raya adalah sekutu yang sehidup semati dengan Jepang
2. Kita akan mendirikan negara Indonesia Merdeka, yang makmur, bersatu, berdaulat dan adil, dengan penuh penghormatan atas jasa/bantuan Jepang dan tetap menjadi anggota persemakmuran
3. Kita akan berusaha untuk memajukan moralitas yang tinggi dan kebudayaan kita
4. Kita akan mengabdi kepada negara dan rakyat dengan seluruh kekuatan kita dan bertaqwa kepada Allah
5. Berdasarkan prinsip Hakkoo Itjiu, kita akan berjuang membangun perdamaian abadi (bpn/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads