"Hari lahir Pancasila adalah milik kita semua, milik bangsa Indonesia niat yang terkandung didalamnya agar bisa dihayati dan diamalkan. Sehingga menjadi kekuatan untuk menanggulangi rongrongan terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," ungkap Imam Nahrawi di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Rabu (31/5/2017).
Nahrawi menyebut tantangan para pemuda Indonesia semakin lama semakin berkembang dan kompleks. Dia mengingatkan tantangan yang merongrong keutuhan NKRI tidak hanya dari datang dari luar bahkan datang dari dalam negeri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sehinga para pemuda harus memahami ideologi negara yakni Pancasila yang digali dari nilai luhur bangsa Indonesia. Ideologi itu menjadi penuntun dalam menjalani kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara. Nahrawi mengajak para pemuda untuk menjaga dan menghidupkan Pancasila dalam perasaan, sikap hidup dan perbuatan yang nyata.
"Pancasila itu sakti, Pancasila itu terbukti, terbukti akan membawa Indonesia yang abadi. Inilah kesempatan kita sebagai aktivis kepemudaan untuk bersama-sama bersatu padu untuk bersama satu niat mempertahankan NKRI," tutur Nahrawi.
Dalam kesempatan yang sama, Nahrawi berharap para pemuda terus mempertahankan keutuhan NKRI. Dia mengimbau agar para pemuda bisa menunjukkan sikap sebagai bangsa yang toleran, dan bangsa yang menghargai perbedaan.
"Mari kita tunjukan dengan sikap kita. Bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang toleran, bangsa yang menghargai dan menghormati Manusia sebagai ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Bangsa yang cinta damai selalu menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan," ucap Nahrawi.
(ibh/ams)











































