Di sela konferensi, dua lagu ciptaan mantan Kepala BIN AM Hendropriyono berjudul 'Diriku Ini Indonesia' dan 'Kami Tidak Takut' dinyanyikan oleh kelompok paduan suara.
"Paduan suara akan menyanyikan dua buah lagu, 'Diriku Indonesia' dan 'Kami Tidak Takut' ciptaan Hendropriyono," kata pembawa acara saat jeda sesi pertama konferensi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Konferensi Nasional Etika Kehidupan Berbangsa di MPR. (Lukita Wardani/detikcom) |
Alunan nadanya membuat peserta konferensi tampak kian bersemangat. Apalagi dua lagu itu memang menggunakan tempo pemicu semangat. Beberapa peserta tampak mengepalkan tangan tanda semangat sambil mengikuti irama nada.
Foto: Lukita Wardani/detikcom |
Tepuk tangan membahana saat kedua lagu itu tuntas dinyanyikan oleh paduan suara. Acara ini dihadiri oleh Ketua MPR Zulkfli Hasan dan pimpinan MPR lainnya, kecuali Hidayat Nur Wahid.
Selain itu, ada Ketua KY Aidul Fitriciada Azhari dan Ketua DKPP Jimly Asshidiqie. Juga enam pembicara lainnya, seperti Prof Din Syamsuddin, Dr Kaelan, Prof Bagir Manan, Prof Dr Sudjito, Syarifuddin Suding, serta Dr Abdullah Hehamahua.
Berikut ini dua lirik lagu ciptaan Hendropriyono.
Diriku Ini Indonesia
Kelahiran bangsaku di medan perang asia timur raya
Kebesaran jiwanya dan luhur budi serta harga dirinya
Dibawah dwi warna kita berikrar hidup bersama smaa
Diriku ini Indonesia
Bangsa ku ini Indonesia
Tumpah darah ku Indonesia,
Ku kan setia selamanya
Kelahiran bangsaku di medan perang asia timur raya
Kebesaran jiwanya dan luhur budi serta harga dirinya
Dibawah dwi warna kita berikrar hidup bersama smaa
Kami Tidak Takut
Indonesia bersatu
Menggalang kekuatan bersama
Hadapi dan bergerak maju
Menumpas kaum sesat durjana
Kami tidak takut kau takut-takuti
Kami tidak takut kau bunuh mati
Kami tidak takut melawan kamu
Kami tidak takut pada pengecut
Indonesia Bersatu
Menuju Medan Perkasa
Rawe-rawe rantas, malang-malang putung
Menumpas kaum sesat durjana (lkw/erd)













































Foto: Lukita Wardani/detikcom