Geng Motor 'Tambun 45': Nongkrong di Gedung Juang hingga Balap Liar

Geng Motor 'Tambun 45': Nongkrong di Gedung Juang hingga Balap Liar

Mei Amelia R - detikNews
Rabu, 31 Mei 2017 15:55 WIB
Geng Motor Tambun 45: Nongkrong di Gedung Juang hingga Balap Liar
Foto: Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono (Cici-detikcom)
Jakarta - Polsek Pondok Gede kembali menangkap anggota geng motor 'Tambun 45' yang kerap berbuat ulah. Para pelaku rata-rata masih berstatus sebagai pelajar yang tinggal di sekitar kawasan Tambun, Bekasi.

"Berdasarkan hasil interview, dasar kelompok ini menamakan diri 'Tambun 45' adalah karena sering kumpul di Gedung Juang Tambun, sehingga simbol Gedung Juang itu mereka gunakan (untuk menamai) 'Tambun 45," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono dalam keterangan persnya kepada wartawan, Rabu (31/5/2017).

Titik kumpul atau basecamp kelompok geng motor ini ada di 2 lokasi yakni di Gedung Juang dan di Jalan Baru, tepatnya di SPBU depan Kantor Koramil Tambun. Setelah terbentuk kesepakatan penamaan kelompok, mereka memilih Ipai sebagai ketuanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Anggotanya sejumlah 20 orang, (mulai terbentuk) tahun 2017, sekitar bulan Januari. Mayoritas anggotanya berdomisili di Tambun, Bekasi," imbuhnya.

Penamaan geng motor 'Tambun 45' ini mereka gunakan sebagai aktualisasi diri. Mereka ingin agar kelompoknya dikenal masyarakat luas.

"Anak anak muda cepat terpengaruh untuk masuk anggota karena namanya keren 'Tambun 45'," ungkapnya.

Kelompok geng motor 'Tambun 45' ini berkumpul setiap malam Minggu. Aktivitasnya lebih banyak mudaratnya, seperti balapan motor atau balapan liar.

"Motivasinya membentuk geng motor ini hanya untuk popularitas, mencari ketenaran tetapi dalam hal yang negatif," ujar dia.

Tetapi mereka mengklaim tidak pernah bentrok dengan warga. Mereka mengaku baru sekali ribut di Pondok Gede dengan warga Kampung Makasar, Jakarta Timur. "Kelompok Tambun 45 tidak ada hubungan dengan Tambun Star, karena masing masing berbeda kelompok," tandasnya.


(mei/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads