Paripurna Istimewa DPRD DKI

Tinggalkan Paripurna Pemberhentian Ahok, Djarot Diam Seribu Bahasa

Nathania Riris Michico - detikNews
Rabu, 31 Mei 2017 15:49 WIB
Foto: Djarot tinggalkan ruang rapat paripurna istimewa DPRD DKI/Nathania Riris Michico-detikcom
Jakarta - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) telah resmi diberhentikan dari jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta. Usai rapat paripurna istimewa ini, Plt Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat enggan berkomentar kepada awak media.

Rapat paripurna resmi ditutup pukul 15.10 WIB. Setelah rapat resmi ditutup, Djarot nampak bangkit dari tempat duduknya dan berjalan ke arah luar ruang Rapat Paripurna sambil sesekali bersalaman dengan beberapa anggota DRPD.

Tak berapa lama, Ketua DRPD DKI Prasetio Edi Marsudi pun berjalan mendekat. Mereka nampak bersalaman dan berbincang akrab sambil berjalan bersama ke arah luar ruang paripurna.

Tinggalkan Paripurna Pemberhentian Ahok, Djarot Diam Seribu BahasaFoto: Djarot dan Prasetyo tinggalkan ruang rapat paripurna istimewa DPRD DKI/Nathania Riris Michico-detikcom

Saat ditanya awak media soal pemberhentian Ahok sekaligus penunjukannya sebagai gubernur DKI, Djarot diam seribu bahasa. Ketika diminta sedikit tanggapannya soal rapat paripurna istimewa tersebut, ia juga langsung bergegas.

"Sudah Pak Ketua tadi, nanti ada lagi, nanti," jawabnya singkat di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu (31/5/2017).

Tanpa menggubris pertanyaan media, Djarot hanya tersenyum dan langsung meninggalkan ruang rapat paripurna dan menuju ruang tunggu VVIP.

Sebelumnya, pengunduran diri Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dari posisi Gubernur DKI Jakarta diumumkan di rapat paripurna istimewa DPRD DKI. Surat dari Ahok dibacakan saat paripurna.

Surat Ahok dibacakan oleh Sekretaris DPRD DKI, M Yuliardi saat rapat paripurna di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (31/5). Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi memimpin rapat dengan didampingi oleh pimpinan DPRD lainnya yaitu M Taufik, Triwisaksana, dan Ferrial Sofyan.

Surat itu ditulis Ahok dari tahanan Mako Brimob usai mencabut banding setelah divonis 2 tahun penjara di kasus penodaan agama.

Rapat paripurna ini dihadiri oleh 71 anggota. Plt Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat hadir dengan didampingi Sekda Saefullah dan jajaran SKPD.

(nth/ams)