DetikNews
Rabu 31 Mei 2017, 11:53 WIB

Imigran Bangladesh Tepergok Ikut 10 WNI akan Menyeberang ke Malaysia

Jefris Santama - detikNews
Imigran Bangladesh Tepergok Ikut 10 WNI akan Menyeberang ke Malaysia 11 Orang ditangkap TNI AL di Perairan Sungai Silo, Kabupaten Asahan, Sumut, Rabu (31/5/2017). Satu di antaranya imigran Bangladesh. (Foto: Jefris Santama/detikcom)
Medan - TNI AL menangkap imigran dan TKI ilegal di Perairan Sungai Silo, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut). Dalam pemeriksaan, mereka akan menuju Malaysia.

Komandan Lanal Tanjungbalai Asahan Letkol Laut (P) Bagus Badari mengatakan, penangkapan tersebut terjadi pada Selasa (30/5). Saat itu, petugas mendapat informasi bahwa akan berangkatnya TKI ilegal yang berlayar dari Sungai Asahan menuju Malaysia.

"Kemudian kita melaksanakan patroli terbatas," kata Bagus dalam keterangannya, Rabu (31/5/2017).

Petugas yang melakukan patroli kemudian mencurigai kapal tanpa nama itu seterusnya melakukan pemeriksaan.

Dalam pemeriksaan, ditemukan penumpang TKI ilegal berjumlah 10 orang dan seorang imigran. Setelah melakukan penangkapan, seluruh TKI ilegal, imigran dan ABK kapal dibawa ke Mako Lanal Tanjungbalai Asahan untuk dilakukan pemeriksaan.

Imigran Bangladesh Tepergok Ikut 10 WNI akan Menyeberang ke MalaysiaFoto: Jefris Santama/detikcom
Setelah didata, imigran tersebut bernama Mohammad Rasel (29) asal Bangladesh. Berdasarkan penelusuran pihak berwenang, Rasel tinggal 2 tahun di Medan. Dia kenal dengan salah satu WNI dan berniat ke Malaysia.

Identitas TKI ilegal yang diamankan adalah Marianus (28), Sunasin (37), Irma Hadi (31), Oktavianus Nahak (29), Tiurlina (50), Yenis (39), Ina (40), Ilham (4,3), Irham (2,2) dan Muhammad Noah (1,8).

Sementara, untuk ABK yakni Sukri (20), Najarudin (19), Nanda (17). "Untuk TKI ilegal dan imigran akan diserahkan ke Imigrasi Tanjungbalai. Sedangkan ABK akan diproses," kata Bagus.
(try/try)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed